Sahroni Minta Polisi Ungkap Tuntas Kasus Mahasiswa Asal Medan Tewas di Bali

Kamis, 23 November 2023 – 19:55 WIB
Wakil Ketua Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai NasDem Ahmad Sahroni. Foto/arsip: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni meminta kepolisian mengungkap secara tuntas kasus mahasiswa Elizabeth International Bali, Aldi Sahilatua Nababan yang ditemukan tewas di kamar indekos, Nusa Dua, Bali.

Keluarga korban sebelumnya merasa proses autopsi jasad mahasiswa asal Medan itu dipersulit Polresta Denpasar, padahal kuat dugaan korban tewas dibunuh.

BACA JUGA: Firli Bahuri Tersangka Pemerasan SYL, Sahroni Sentil Dewas KPK: Makin Lemot!

Akan tetapi, anggapan itu sudah dibantah Kasat Reskrim Polresta Denpasar Kompol Losa Lusiano Araujo yang menyebut keluarga awalnya menolak autopsi di Bali dengan membuat surat pernyataan.

Namun, setelah jenazah korban sampai di Medan, keluarga mencabut surat pernyataan dan meminta dilakukan autopsi sehingga autopsinya dilakukan di RS Bhayangkara Medan.

BACA JUGA: Biaya Haji 2024: BPIH Disepakati Rp 93,4 Juta, PPP Usul Jemaah Bayar 55 Persen Saja

Menyikapi kasus mahasiswa tewas itu, Sahroni meminta kepolisian segera menyelesaikan penyelidikan dengan cepat, jelas, dan berkeadilan.

“Tanpa menunggu berlama-lama, saya ingin Polda Bali segera ungkap dan selesaikan kasus ini. Karena kematian korban, kan, di Bali, dalam keadaan tak normal pula," ucap Sahroni di Jakarta, Kamis (23/11).

BACA JUGA: Mahasiswa Asal Medan Tewas Mengenaskan di Bali, Polisi Ungkap Fakta Ini

Supaya kasus kematian korban tidak berlarut-larut, politikus NasDem itu meminta kepolisian di Bali segera berkoordinasi dengan Polda Sumut agar penyelidikan berjalan cepat, lancar, dan tepat.

Sahroni juga meminta pihak kepolisian di kedua daerah untuk mengklarifikasi terkait kekecewaan keluarga korban. Sebab, bila yang disampaikan keluarga itu benar, patut diduga ada oknum polisi yang sengaja menutup-nutupi hal ini.

"Dugaan proses autopsi yang dipersulit itu juga harus segera diusut dan diklarifikasi. Polisi harus datangi korban, tanya di mana itu terjadi? Siapa yang mempersulit? Agar semuanya jadi jelas dan tak ada kecurigaan di tengah masyarakat," tuturnya.

Kepolisian juga diminta bekerja secara profesional dalam menangani kasus tersebut. Sebab, Sahroni meyakini masyarakat akan mengawal langsung setiap perkembangan penyelidikannya.

"Ingat, masyarakat sedang melihat dan memantau setiap perkembangan yang dilakukan oleh kepolisian di dalam kasus ini," ujar Sahroni.(Fat/JPNN.com)


Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler