Saleh PAN Heran Syekh Ali Jaber Jadi Target Penusukan

Senin, 14 September 2020 – 20:51 WIB
Pelaksana Harian Ketua Fraksi PAN DPR RI Saleh Partaonan Daulay. Foto: dok/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Pelaksana harian Ketua Fraksi PAN DPR Saleh Partaonan Daulay mengutuk keras tindakan penusukan terhadap ulama Syekh Ali Jaber. Saleh merasa aneh karena Syekh Ali Jaber dijadikan target. Padahal, kata dia, Syekh Ali Jaber tidak berafiliasi dengan partai politik mana pun.

"Setahu saya, Syekh Ali Jaber ini tidak berafiliasi dengan partai politik. Ceramahnya pun selalu bicara soal perdamaian. Karena itu, agak aneh jika beliau menjadi target sasaran tindak kekerasan,” kata Saleh kepada wartawan, Senin (14/9). 

BACA JUGA: Menag Desak Polisi Usut Motif Penusukan Syekh Ali Jaber

Saleh meminta aparat Polri  mengusut tuntas tindakan pengecut tersebut. Mantan ketua umum PP Pemuda Muhammadiyah itu mengingatkan jangan  sampai terkecoh bahwa orang yang melakukan itu tidak waras.

"Jangan disimplikasi bahwa ini dilakukan orang yang tidak sehat. Justru, banyak yang menduga bahwa tindakan kekerasan seperti ini sudah terencana. Buktinya, targetnya langsung Pak Syekh Ali Jaber,” ungkap Saleh. 

BACA JUGA: Dijerat 2 Pasal Berlapis, Pelaku Penyerangan Syekh Ali Jaber Terancam 10 Tahun Penjara

Di sisi lain, Saleh menuturkan, penuntasan kasus ini diharapkan dapat meningkatkan ketenteraman dan ketertiban masyarakat. Sebab, katanya, dengan kejadian itu masyarakat akan merasa was-was dan khawatir. Kejadian kekerasan ternyata tidak hanya menyasar masyarakat biasa, tetapi juga kepada ulama.

"Tindakan penusukan itu kan terjadi di tempat keramaian. Yang lebih menyedihkan, itu dilakukan pada saat penyampaian ceramah agama. Ini benar-benar keterlaluan," ujar wakil ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) ini.

BACA JUGA: Syekh Ali Jaber Ditusuk, Wali Kota Bandarlampung Beri Komentar Tegas Begini

Anggota Komisi IX DPR itu meminta pemerintah benar-benar mencari dalangnya. Menurutnya, hal ini perlu dilakukan agar tidak ada multitafsir di tengah masyarakat.

Selain itu, kata dia, supaya kepastian hukum bisa ditegakkan. "Jangan ada asumsi bahwa para penceramah agama tidak aman. Justru, para penceramah itu harus mendapatkan perlindungan lebih. Apalagi, mereka berceramah dalam rangka membina akhlak dan moral masyarakat,” kata legislator Dapil II Sumatera Utara itu. (Boy/jpnn)

Simak! Video Pilihan Redaksi:


Redaktur & Reporter : Boy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler