Sambut Pelantikan Presiden, MPD dan Srikandi Milenial Gelar Doa Bersama di Tugu Proklamasi

Rabu, 16 Oktober 2019 – 04:05 WIB
Ratusan massa dari Masyarakat Penegak Demokrasi (MPD) dan Srikandi Milenial menggelar doa bersama untuk menyambut pelantikan Presiden dan Wakil Presiden di Monumen Tugu Proklamasi, Jakarta, Selasa (15/10). Foto: Dok. MPD

jpnn.com, JAKARTA - Ratusan massa dari Masyarakat Penegak Demokrasi (MPD) dan Srikandi Milenial berkumpul di Monumen Tugu Proklamasi Jakarta, Selasa (15/10/2019). Massa berkumpul untuk menggelar doa bersama menyambut pelantikan Presiden dan Wakil Presiden pada 20 Oktober 2019 mendatang agar berjalan lancar sesuai agenda yang telah direncanakan.

Koordinator Aksi doa bersama MPD, Asogi Akbar mengatakan inisitif aksi doa bersama ini di gelar karena sudah ada informasi dan indikasi gerakan-gerakan radikal dan ekstrimis yang mencoba membuat tidak stabil situasi perpolitikan, situasi keamanan dan berujung pada situasi kacau dan 'chaos'.

BACA JUGA: Kegaduhan Politik Harus Diakhiri, Mari Sambut Pelantikan Presiden dengan Gembira

"Salah satunya adalah kejadian penusukan kepada Wiranto Menkopolhukkam RI. Ini merupakan ancaman kepada pejabat negara dan menimbulkan kecurigaan adanya indikasi untuk melakukan gerakan membuat kekacauan di acara pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI,” ujar Yogi di Tugu Proklamasi Jakarta, Selasa (15/10/2019).

Menurut Yogi, MPD akan memberikan dukungan kepada aparat berwajib untuk terus menjaga situasi aman dan damai di masyarakat, memberikan himbauan kepada masyarakat untuk tidak percaya dengan berita-berita hoax dan jangan terprovokasi.

BACA JUGA: Penjelasan Terbaru Ketua MPR Tentang Situasi Jelang Pelantikan Presiden

Suasana saat massa dari Masyarakat Penegak Demokrasi (MPD) dan Srikandi Milenial menggelar doa bersama di Tugu Proklamasi Jakarta, Selasa (15/10). Foto: Dok. MPD

MPD, kata Yogi, juga berkomitmen untuk menjaga situasi aman dan damai terutama menyambut hangat pelantikan Presiden RI dan Wakil Presiden RI terpilih pada tanggal 20 Oktober 2019 nanti.

“Aksi doa bersama untuk negeri di Tugu Proklamasi ini untuk mendoakan perdamaian dan persatuan Indonesia serta mendoakan kesembuhan untuk  Wiranto,” sebutnya.

"Kami mengecam tindakan penusukan kepada Wiranto dan meminta untuk mengusut tuntas tindakan tersebut serta mendukung TNI/Polri dalam melakukan pengamanan acara pelantikan Presiden RI dan Wakil Presiden RI terpilih periode 2019-2024,” pungkas Yogi.

Seperti diketahui, awalnya MPD ingin menggelar aksi dukungan untuk Indonesia damai ini digelar di kawasan Patung Kuda Monas Jakarta Pusat. Namun karena adanya larangan aksi terbuka di depan umum sejak 15 - 20 Oktober untuk persiapan pengamanan pelantikan Presiden maka melalui negosiasi dengan pihak aparat maka acara diubah menjadi kegiatan doa bersama dengan berkumpul di Taman Monumen Tugu Proklamasi Jakarta.(fri/jpnn)


Redaktur & Reporter : Friederich

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler