Sambut Piala Dunia U-20, Bu Risma Minta Jajarannya Prioritaskan Infrastruktur

Sabtu, 30 November 2019 – 20:28 WIB
Kepala Bappeko Surabaya Eri Cahyadi (kiri) berkoordinasi dengan Wali Kota Tri Rismaharini sebelum tanam pohon di GBT, Sabtu (30/11). Foto: pemkot surabaya

jpnn.com, SURABAYA - Pemerintah Kota Surabaya terus mempercantik Gelora Bung Tomo (GBT) jelang ibu kota Jawa Timur itu menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2021.

Setelah kerja bakti bersama Bonek dan pengecatan beberapa waktu lalu, pemkot melanjutkannya dengan penanaman pohon di area sekitaran GBT, Sabtu (30/12).

BACA JUGA: Bertemu Presiden FIFA, Jokowi: Kami Siapkan 10 Stadion untuk Piala Dunia U-20

Acara penanaman pohon dipimpin langsung Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini beserta sejumlah kepala dinas. Termasuk Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya Eri Cahyadi.

Sebelum penanaman pohon digelar, tampak Eri dan Bu Risma berkoordinasi beberapa saat sebelum akhirnya Risma memberi sambutan.

BACA JUGA: Kerja Bakti Bersama Bonek, Eri Cahyadi Koordinasikan Perbaikan Gelora Bung Tomo

Dalam sambutannya, Bu Risma menekankan pentingnya kebersamaan dalam membangun GBT. "Tahun depan harus sudah clear. Termasuk pembangunan tiga akses menuju GBT," ujar Risma. "Nanti insyaallah kalau pohon yang ditanam ini besar, pasti jadinya tambah dingin," tambahnya.

Risma juga menekankan bahwa ada kemungkinan bahwa ajang Formula 1 akan digelar di Surabaya. Dia akan mulai membangun sirkuit, dari ujung ke ujung GBT. "Someday, saya enggak jadi wali kota lagi. Namun, saya harap agenda ini bisa terus berlanjut karena (bisa) membanggakan Surabaya juga," ujarnya.

BACA JUGA: Muncul Gerakan Risma Selamanya, Menunggu Cawali Pilihan Tri Rismaharini

Sementara Eri Cahyadi menambahkan, Wali Kota Surabaya meminta agar ajang Piala Dunia U-20 tersebut menjadi salah satu pemicu prioritas pembangunan. Selain itu, ajang tersebut juga harus menjadi momen akselerasi pertumbuhan bagi setiap sektor di Surabaya.

“Bu Risma meminta agar semua sektor memanfaatkan momen ini. Sektor hospitality seperti perhotelan dan restoran harus bisa memaksimalkannya karena kunjungan bakal meningkat. Begitu juga warga-warga kampung. Tidak boleh cuma sebagai penonton, warga harus ikut terlibat dalam perputaran ekonomi ajang ini,” katanya.

Eri yang datang dengan kaus berwarna hijau itu mengatakan, penanaman pohon tabebuya di sekitar GBT merupakan penanda simbolis ribuan pohon yang menyusul ditanam. Tak hanya di sekitar stadion kandang Persebaya tersebut, barisan pohon bakal ditanam di sekeliling Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Benowo yang berada tepat di samping kompleks GBT. Penanaman pohon akan difokuskan pada sisi TPA yang menghadapi GBT.

“Pohon-pohon ini akan menjadi buffer zone yang menjadi kawasan penyangga untuk membentengi TPA Benowo. Kami akan pilih jenis-jenis pohon tertentu dengan kemampuan paling maksimal menyerap bau dan gas rumah kaca dari TPA,” kata Eri.

“Alhamdulillah, kami sudah menjalin kerja sama dengan sejumlah lembaga masyarakat dan perusahaan-perusahaan yang siap men-support pohon-pohon di GBT dan TPA,” pungkasnya. (*/adk/jpnn)


Redaktur & Reporter : Adek

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler