Sanksi Okto, Banur Serahkan ke Managemen

Selasa, 15 Mei 2012 – 02:07 WIB

SORONG -  Persiram Raja Ampat terus melakukan persiapan latihan untuk menghadapi Sriwijaya FC pada Kamis(17/5) di Stadion Wombik Km 16.  Fokus latihan yang dijalani oleh anak-anak ‘Dewa Laut’ betul-betul, disiplin. Sesuai jadwal latihan, mereka diinstruksikan latihan  setiap hari pagi dan sore kecuali hari Minggu.
 
Seperti halnya  pantauan Radar Sorong (JPNN Group) di Stadion Wombik Km 16 kemarin (14/5), tampak  tim sudah tiba sekitar pukul 15.30 WIT. Setelah tiba, mereka diberikan waktu 10 menit  untuk  ganti perlengkapan latihan, sesudah itu  diarahkan lari mengelilingi lapangan sebanyak 7 kali.

Selanjutnya anak-anak Persiram disuruh membentuk  lingkaran dan  melalui pelatih fisik, mereka diarahkan untuk senam  guna merenggangkan otot-ototnya  untuk masuk dalam tahapan latihan selanjutnya.
 
Kemudian atas perintah Pelatih Persiram, Bambang  Nurdiansyah alias Banur, para pemain diberikan arahan singkat kemudian menyuruh membuat setengah lapangan, dan mengstrusikan Anderson da Silva sebagai jenderal lapangan untuk mempassing serta mengumpan bola ke Yo Wook Jin serta Boumsong. Tampak  latihan yang mereka peragakan permainan bola- bola pendek, dari kaki ke kaki.
 
Selain itu pertahanan  belakang seperti  Kubay dan Shanun, serta Steven Hendambo juga tak luput  diasah oleh pelatih. Bagaimana menempel tim lawan apabila mereka menorobos masuk dari sisi kanan ataupun sisi kiri, pergerakan masuk dari sisi kanan dan sisi kiri diperagakan oleh Elton Maran dan Gidon Way. Bukan hanya itu, pelatih Banur juga  memerintahkan Anderson  da Silva  untuk selalu latihan tendangan bola mati, dan bola korner dengan baik, karena pemain yang satu ini memiliki spesialis tendangan kaki kiri dan kanan.
 
Begitupun di gawang sebelah kanan tampak pelatih kiper Ronny Sinewe, dengan kerja keras terus mengasah Ari kurninawan dan Wempi  Obure.  Bagaimana mereka menghadang bola yang tepat apabila terjadi kemelut di depan gawang, dan apabila tendangan-tendangan sudut, hal itu dilakukan karena Kayamba Gumbs, pemain Sriwijaya FC, selain memiliki tendangan yang cukup bagus, dia juga memiliki sundulan kepala yang sangat bagus.
 
Setelah melakukan latihan tersebut semua pemain di arahkan, membagi lapangan kemudian mengadakan simulasi pertandingan. Usai  latihan, Pelatih Kepala  Bambang  Nurdiansyah mengatakan, mengingat tim yang akan dihadapi Kamis lusa adalah tim papan atas ISL maka pihaknya tidak henti-hentinya  latihan.
 
”Program latihan yang tadi (kemarin, Red) saya berikan selain latihan fisik, kami juga terfokus pada simulasi pertandingan,”ujar Banur.
 
Menyinggung soal  absennya Okto Maniani, Banur hanya mengatakan, “Anda sendiri (wartawan Koran ini,Red)  sudah tahu, Okto sekarang ini sudah bergabung dengan Timnas, dan itu benar-benar sangat mengecewakan kam. Seharusnya Okto bersikap profesional, dia kan masih terikat kontrak dengan Persiram, apalagi  tenaganya masih sangat dibutuhkan oleh tim dalam laga-laga berikutnya,”ujar Banur.
 
Ditanya mengenai sanksi yang akan diberikan oleh tim  kepada Okto Maniani,  Banur enggan  berkomentar lebih jauh.”Untuk  sanksi, saya tidak bisa ambil secara sepihak, karena di atas saya masih ada managemen. Dan biarlah managemen yang akan menentukan sanski apa yang akan diberikan kepada  Oktovianus Maniani,”pungkas Bambang Nurdiansyah. 

Sementara itu Manager Persiram Hendrik Wairara  yang dihubungi Radar Sorong (JPNN Group) ini menjanjikan akan memberikan penjelasan  pada Rabu besok. (iso)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Di Matteo Terancam Dipecat


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler