Santri dan Staf Pondok Pesantren Al Falah Berhamburan Saat Api Mulai Berkobar, Mencekam

Kamis, 15 Juli 2021 – 11:25 WIB
Kebakaran menghanguskan beberapa gedung di Pondok Pesantren Al Falah Putera Banjarbaru. Foto: ANTARA/Firman

jpnn.com, BANJARBARU - Kebakaran menghanguskan beberapa gedung Pondok Pesantren Al Falah Putera di Jalan Ahmad Yani Km 23, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan pada Kamis pagi sekitar pukul 06.00 WITA.

Kapolsek Banjarbaru Barat Kompol Andri Hutagalung mengatakan untuk mengungkap penyebab pasti kebakaran masih menunggu proses pemeriksaan di lokasi bekas puing kebakaran termasuk meminta keterangan saksi.

BACA JUGA: Truk Kontainer Lawan Mobil di Surabaya, Sampai Kayak Begini, Mengerikan

"Sekitar 30 menit api berkobar dan saat ini sudah pendinginan," kata Andri.

Kesigapan tim pemadam kebakaran baik dari Kota Banjarbaru maupun Kota Banjarmasin yang datang ke lokasi, membuat api dapat dipadamkan dengan cepat.

BACA JUGA: Sudah 160 Warga Isolasi Mandiri di Jawa Barat Meninggal Dunia

Meski berlangsung singkat, namun api menghanguskan beberapa gedung di ponpes yang mengombinasikan pesantren dan metode pengajaran klasik berkurikulum seperti sekolah serta mencetak para penghafal Al-Qur'an tersebut.

Andri mengatakan hingga saat ini belum ada laporan korban jiwa dari peristiwa tersebut dan semua santri serta staf pengajar dapat menyelamatkan diri keluar area bangunan ponpes saat api mulai berkobar.

Pondok pesantren Al Falah dibangun pada 9 Juni 1974 Masehi, bertepatan dengan 19 Rabiul Awal 1349 Hijriah.

Pimpinan pengasuh KH Nur Syahid Ramli yang juga Ketua MUI Kota Banjarbaru masa khidmat 2020–2025.

Al Falah memiliki dua tempat pengajar dan asrama baik putra dan putri yang lokasi cukup berdekatan. Untuk putra dihuni 2.400 santri dan santri putri menampung 2.100 orang. (antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : Rah Mahatma Sakti

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler