Sarwa, Danilla Legawa dari Luka Masa Lalu

Kamis, 09 November 2023 – 12:12 WIB
Danilla di Taman Literasi Martha Tiahahu, Blok M, Jakarta Selatan, Sabtu (16/9). Foto: Dedi Yondra/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Penyanyi Danilla mempersembahkan sebuah lagu terbaru yang berjudul Sarwa.

Pembuatan lagu tersebut punya cerita personal bagi perempuan berusia 33 tahun itu.

BACA JUGA: Pentas Kemilau Pop Seblay, Hadiah Spesial dari Danilla

Danilla sedang baik-baik saja saat menulis lagu Sarwa pada 2021, tetapi atmosfer Yogyakarta membuatnya kesepian.

Saat itu, dia berada di Yogyakarta selama sebulan untuk keperluan syuting film layar lebar Losmen Bu Broto.

BACA JUGA: Danilla Menggelar Pentas Kemilau Pop Seblay

Danilla teringat sebuah fitnah yang dicemoohkan oleh lingkaran pertemanan internal.

Di tengah kesendirian yang melanda, dia merasa belum sepenuhnya bisa sembuh dari luka kebohongan tersebut.

BACA JUGA: Selamat! Danilla Raih AMI Awards 2022

Danilla kemudian memulai petikan jemari menuntun bait demi bait lantunan kepedihan, gundah gulana selamanya, mood alami yang dirasakan setiap kali terjebak dalam kesendirian.

"Pas menulisnya gue membayangkan hal-hal sedih yang pernah menimpa gue. Sarwa sebuah pernyataan tentang perasaan legawa. Seperti tampilan visualnya, foto gue tanpa polesan kosmetik, yang bisa diartikan dengan ikhlas, lagu ini datang telanjang tanpa ekspektasi apa-apa," kata Danilla.

Setelah menelurkan Pop Seblay (Laguland, 2022), album penuh ketiga yang penuh keriangan, Danilla ingin mengembalikan warna kelam yang telah menjadi kekuatan suaranya sejak merilis debut Telisik (Demajors, 2014).

Pemilihan judul ‘Sarwa’ memaknai kebutuhan terkait langkah tersebut.

"Kalau hati sudah sakit, mending kita serahkan saja, entah sisi baik maupun buruk, taruh semuanya di atas meja. Jangan terlalu lama disimpan karena begitu kita mampu melepaskannya, nanti pasti ada hal baru yang lebih menarik hadir menyambut," jelasnya.

Danilla menjalani proses aransemen lagu Sarwa pada pertengahan 2023.

Dia merekam dengan gubahan orkestra murni tanpa piano yang meresonansi karakter jazz bariton khas.

Penata musik diserahkan kepada Aldi Nada Permana, sementara posisi produser masih jadi tanggung jawab Lafa Pratomo.

"Keanggunan Danilla terletak di kegelapan dirinya. Itu sudah menjadi keunggulannya, Sarwa memperlihatkan wajah aslinya sebagai seorang penyanyi," ucap Lafa Pratomo.

Single Sarwa memantik proyeksi musikalitas Danilla ke depan dengan aura sinematis dan melodi yang bernuansa noir, puitis seperti sedia kala dirinya.

Sejauh ini sejumlah lagu untuk album selanjutnya sudah dipersiapkan dalam bentuk mentah.

"Waktu didengarkan lagi, kok sendu semua ya? Jadi bisa dibilang mungkin di album baru nanti tidak jauh dari Sarwa temperamennya," tambah Danilla.

Lagu Sarwa dari Danilla dapat didengarkan di berbagai platform musik digital serta YouTube mulai 10 November 2023.

"Lagu ini menjadi panggilan buat kalian yang terserang kepedihan mendalam untuk dapat mengikhlaskan semuanya. Gue pernah ada di posisi itu, dan begitu kita bisa menerimanya segala sesuatu akan kembali baik-baik saja,” tutup Danilla. (ded/jpnn)


Redaktur & Reporter : Dedi Yondra

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler