Satu Lagu dari Kotak untuk RI 1

Senin, 05 Mei 2014 – 02:02 WIB

jpnn.com - GRUP musik Kotak mendapat kesempatan menghibur Presiden Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Ibu Negara Ani Yudhoyono. Grup musik berpersonel Tantri, Chua, dan Cella itu melantunkan tembang ‘Terbang’ di grand launcing Rajawali Televisi (RTV).

“Seru dan kehormatan ditonton sama bapak dan ibu negara,” kata Chua Bassist Kotak.  

BACA JUGA: Peaches Geldof Konsumsi Heroin dan Pil Diet sebelum Meninggal

Band beraliran rock yang terbentuk dari ajang The Dream Band pada 2004 itu. Tampil setelah SBY didamping Pater Sondakh, pendiri RTV meresmikan televisi yang sebelumnya bernama B-Channel tersebut. "Kita main pas beliau setelah pidato," ujar Tantri.

Tampil di depan orang nomor satu di Indonesia memang memiliki atmosfer yang berbeda, dan itu diakui Tantri bersama teman-temannya. Mulai persiapan  yang panjang, melewati proses protokoler kepresidenan hingga merasakan nervous berkepanjangan saat di depan panggung.

BACA JUGA: Papa Nadia Mulya Lebih Sabar Setelah Terjerat Kasus

"Pastinya deg-degan," kata vokalis grup musik kotak yang memiliki nama lengkap Tantri Syalindri Ichlasari.

Hanya saja, Tantri bersama kawan-kawannya mampu melewati semua, sejumlah treatment baru disuguhkan di depan orang nomor satu tersebut. Dan itu telah mereka siapkan jauh-jauh hari, sehingga saat tampil tidak ada kesalahan.

BACA JUGA: Brad Pitt-Angelina Jolie Kolaborasi di Film Deadline Reports

"Persiapannya pastinya beda, karena treatment-nya beda. Kita ingin ngasih sajian yang beda, jadi kalau ngomong masalah persiapan pasti pait," ungkap penyanyi kelahiran Tangerang, 9 Agustus 1989 itu.

Beruntungnya ini bukanlah pengalaman pertama band Kotak. Sebelumnya grup musik yang melantunkan tembang ‘Terbaik’ tersebut sempat menghibur presiden. Hanya saja, konsep acaranya berbeda. Saat mendapat kesempatan tersebut tidak membuat mereka kaget.

"Sudah pernah di acara outdoor, tapi bukan live, melainkan off air. Ya seperti tadi langsung ada Paspampres (Pasukan Pengaman Presiden). Perizinan ketat, Peraturan-peraturan clear area segala macam," jelasnya. (ash)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Dituduh Jiplak, Sinetron Nikita Willy Hanya Tiga Episode


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler