SDM Kompeten dan Terampil Jadi Sumber Daya Ekonomi Zaman Now

Selasa, 13 Maret 2018 – 15:37 WIB
Rapat koordinasi pelatihan kerja wilayah Provinsi Sulawesi Tenggara 2018 di Kendari. Foto: Istimewa

jpnn.com, KENDARI - Pemerintah Indonesia akan mengalihkan prioritas Pembangunan Nasional dari pembangunan infrastruktur ke pembangunan sumber daya manusia (SDM) pada 2019.

Pasalnya, sumber daya ekonomi zaman now tidak lagi berasal dari sumber daya alam tapi manusia yang berpengetahuan, kompeten, dan terampil.

BACA JUGA: Kick Off Liga Pekerja Indonesia Zona Provinsi DKI Jakarta

Hal tersebut diungkapkan oleh Direktur Jenderal (Dirjen) Pembinaan, Pelatihan, dan Produktivitas (Binalattas) Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), Bambang Satrio Lelono, saat rapat koordinasi pelatihan kerja wilayah Provinsi Sulawesi Tenggara 2018 di Kendari. 

"Presiden Joko Widodo mengatakan mulai 2019, pemerintah memprioritaskan pembangunan SDM. Sumber daya ekonomi saat ini adalah manusia yang berpengetahuan, manusia yang kompeten, dan berketerampilan bukan lagi sumber daya alam," kata Dirjen Bambang, Senin (12/3).

BACA JUGA: BLK Diminta Mengantisipasi Perubahan Kebutuhan Tenaga Kerja

Rakor bertema "Peningkatan Kompetensi Tenaga Kerja Melalui Pelatihan Berbasis Kompetensi dan Penguatan Akses Informasi Ketenagakerjaan di Provinsi Sulawesi Tenggara" ini diselenggarakan Balai Latihan Kerja (BLK) Kendari selama dua hari (12-13 Maret 2018). Ada 80 peserta dengan 13 peserta di antaranya Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten/Kota yang ada di Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Hadir pula Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Provinsi Sulta Saemu Alwi, Kepala BLK Kendari Andi Asriani Koke, dan Direktur Bina Produktivitas Kemanker Muhammad Zuhri.

BACA JUGA: Menaker Hanif Dhakiri: Inovasi Atau Mati!

Dirjen Bambang melanjutkan, untuk merespon gagasan Presiden, Ditjen Binalattas telah menetapkan program, kebijakan, dan strategi yang diharapkan mampu untuk mewujudkan SDM kompeten melalui pelatihan vokasi. 

"Strategi yang ditempuh untuk menghasilkan SDM kompeten antara lain percepatan penerapan standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI), peningkatan kapasitas kelembagaan dan sarana pelatihan kerja, peningkatan kompetensi instruktur tenaga pelatihan pemerintah dan swasta, pengembangan program pemagangan dalam dan luar negeri, percepatan pelaksanaan sertifikasi kompetensi, pelaksanaan pelatihan di BLK, Lemdiklat dan lembaga pelatihan kerja swasta, serta pengembangan dan peningkatan produktivitas," ujar Dirjen Bambang.

Dirjen Bambang menambahkan, tersedianya SDM berkompeten merupakan salah satu target yang harus dicapai dalam pembangunan nasional saat ini.

"Melalui Balai-Balai Latihan Kerja yang ada, Ditjen Binalattas berkomitmen dan berusaha untuk mencapai tujuan tersebut melalui  pelatihan kerja yang terencana agar peningkatan pengetahuan (knowledge), keterampilan (skill) dan sikap kerja (attitude) dapat dilakukan," ungkap Dirjen Bambang.

Sementara itu, Kepala BLK Kendari Asriani menjelaskan, tujuan diselenggarakannya Rakor Pelatihan Kerja ini adalah untuk menyamakan persepsi antara pemangku kepentingan yang membidangi ketenagakerjaan di Sultra. 

"Menyamakan visi dan misi dalam mempersiapkan tenaga kerja terampil dan kompeten melalui pelatihan berbasis kompetensi sekaligus untuk memperoleh data dan informasi ketenagakerjaan di kabupaten/kota yang ada di Provinsi Sultra sehingga kita bisa menyusun kebijakan sesuai kebutuhan daerah," tutur Asriani.

Sedangkan Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Provinsi Sultra Saemu mengatakan, di Sultra ada empat instasi yang menangani ketenagakerjaan.

Saemu meminta kepada empat instansi tersebut untuk bekerja sama. Yakni, Dinas Transmigrasi dan Tenaga kerja, BLK Kendari, Badan Pembangunan Daerah, dan BNP2TKI.

"Kami sama-sama bertanggung jawab terhadap ketenagakerjaan di Sultra. Mari berkoordinasi dan berkolaborasi sehingga bisa mendukung kebijakan pengembangan SDM," tandasnya.(jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Data Ketenagakerjaan dan Kependudukan Harus Terintegrasi


Redaktur & Reporter : Djainab Natalia Saroh

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag
SDM   Kemnaker  

Terpopuler