Sebaiknya Tambah Personel Keamanan di TPS

Selasa, 18 April 2017 – 19:54 WIB
Sejumlah anggota Polri dan prajurit TNI mengikuti apel gabungan pergeseran pasukan di Lapangan Bhayangkara, Jakarta, Selasa (18/4). Sebanyak 62 ribu personel gabungan TNI-Polri dikerahkan untuk pengamanan pelaksanaan Pilkada DKI Jakarta putaran kedua. Foto : Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Isu kerusuhan jelang dan saat Pilkada DKI putaran kedua semakin kencang beredar di sejumlah pesan berantai di media sosial.

Tentu ini patut diwaspadai dan dihindari. Mengingat Jakarta sebagai ibu kota negara harus aman dan kondusif.

BACA JUGA: TNI Ikut Jaga, Pemilih Jangan Takut Datang ke TPS

M. Solihin, dari Gerbong Aktivis 98 mengatakan Pilkada DKI Jakarta harus bebas dari intimidasi yang berujung pada aksi rusuh massa.

Seluruh masyarakat harus berpartisipasi aktif menjaga dan melindungi agar tidak terjadi aksi anarkis yang dilakukan oknum yang tidak bertanggungjawab.

BACA JUGA: Jangan Sampai Terjadi Kecurangan, Semua Harus Netral

“Kami mengimbau agar warga Jakarta untuk waspada dan menjaga Pilkada DKI ini berlangsung aman. Bagi siapa pun yang membuat rusuh dan onar kami anggap kampungan,” ujar Solihin di Jakarta, Selasa (18/4).

Solihin berharap pihak keamanan benar-benar bekerja keras mengamankan jalannya pemungutan suara Rabu (19/4).

BACA JUGA: Ahmad Dhani Prediksi Ahok-Djarot Bakal Menang

Dia menganggap pengamanan setiap TPS dengan satu personel TNI dan polisi tidak cukup.

Solihin mengatakan dengan kondisi panas seperti ini sepatutunya pihak keamanan menambah personelnya di setiap TPS.

“Harusnya ditambah, tapi warga juga bisa berperan aktif ikut menjaga. Saya berharap banyak relawan baik itu dari pasangan calon maupun mahasiswa yang ikut sukarela mengamankan di setiap TPS,” tegasnya.

Solihin berharap Pilkada DKI 2017 ini berjalan lancar, damai dan kondusif sehingga menjadikan ibu kota lebih harmonis. Siapa pun yang terpilih harus bisa membawa perubahan bagi Jakarta. Bagi yang kalah harus lapang dada.

“Bagi kami Jakarta aman harga mati, siapa pun yang berbuat rusuh harus segera ditindak oleh aparat kemanan,” pungkasnya. (flo/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Pengerahan Massa dari Luar Jakarta Hanya Akan Menggangu Pemilihan


Redaktur & Reporter : Natalia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler