Sebegini Besarnya Bantuan China untuk Korban Gempa di Suriah

Rabu, 08 Februari 2023 – 22:55 WIB
Seorang pria membawa korban di desa Besnia dekat perbatasan Turki di Suriah. (AP Photo: Ghaith Alsayed)

jpnn.com, BEIJING - Pemerintah China memutuskan untuk memberikan bantuan kemanusiaan kepada para korban bencana gempa bumi di Suriah senilai 30 juta yuan atau hampir Rp70 miliar.

"Bantuan kemanusiaan senilai 30 juta yuan ke Suriah itu sudah termasuk bantuan tunai 2 juta dolar AS dan barang kebutuhan pokok," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri China (MFA) Mao Ning di Beijing, Rabu.

BACA JUGA: Update Gempa Turki: Pernyataan Terbaru KBRI soal WNI Hilang

Bantuan tersebut, terutama dalam bentuk pangan akan segera dikirimkan.

"Departemen terkait telah bekerja dan berkoordinasi dengan pihak Suriah untuk memastikan bantuan dapat dikirimkan sesegera mungkin," katanya.

BACA JUGA: 16 Anjing Pahlawan Meksiko Dikerahkan ke Lokasi Gempa Turki, Apa Kehebatan Mereka?

Dalam pengarahan media secara rutin tersebut, Mao juga mendesak Amerika Serikat segera mencabut sanksi yang dijatuhkan terhadap Suriah.

"AS harus mengesampingkan obsesi geopolitik dan segera mencabut sanksi sepihak terhadap Suriah untuk membuka pintu bagi bantuan kemanusiaan," katanya.

BACA JUGA: Korban Gempa Turki, WNI Asal Bali dan Balitanya Dimakamkan di Kota Kahramanmaras

Sebelumnya, China juga telah mengirimkan tim penyelamat beranggotakan 82 orang ke Adana, Turki selatan, yang juga dilanda gempa dahsyat.

Tim yang tiba pada Rabu dini hari tersebut membawa lebih dari 20 ton kebutuhan sehari-hari, peralatan pencarian dan penyelamatan, perangkat komunikasi, peralatan medis, dan keperluan lainnya.

"Ada juga tim penyelamat sipil dan swasta dari China yang sedang dalam perjalanan. Kami akan terus memberikan dukungan dan bantuan terbaik sesuai dengan kebutuhan masyarakat Turki," kata Mao.

Gempa bumi berkekuatan 7,8 pada Senin (6/2) di Turki dan Suriah telah menewaskan sedikitnya 11 ribu orang. (ant/dil/jpnn)


Redaktur & Reporter : M. Adil Syarif

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler