Sebut Andi Arief Korban Jokowi, Waketum Gerindra Kutip Pernyataan Eks Petinggi BNN

Selasa, 05 Maret 2019 – 06:57 WIB
Wakil Sekjen Partai Demokrat Andi Arief. Foto: Twitter/AndiArief_

jpnn.com, JAKARTA - Wakil Ketua Umum DPP Gerindra Arief Poyuono mengungkap alasannya menyebut politikus Demokrat Andi Arief adalah korban kegagalan Presiden Joko Widodo alias Jokowi memberantas peredaran narkoba.  Hal ini dilakukannya karena pernyataan tersebut menuai kritik balik dari pendukung Jokowi.

"Kenapa Joko Widodo wajib kita salahkan dalam menyikapi pengunaan narkoba, (karena) semakin meningkat jumlahnya di Indonesia di era pemerintahan Joko Widodo," ucap Arief kepada JPNN, Senin (4/3).

BACA JUGA: Fahri Sebut Jokowi Bikin Blunder Lagi, Begini Penjelasannya

BACA JUGA: Ada yang Bilang Andi Arief Cuma Korban Kegagalan Jokowi Memberantas Narkoba

Dia menerangkan bahwa narkoba yang masuk ke Indonesia di era pemerintahan Jokowi, jumlahnya jauh lebih besar ketimbang yang berhasil digagalkan aparat.

BACA JUGA: Kubu Jokowi Berharap Oposisi Menerima Kenyataan soal Andi Arief

"Ini kata-kata seorang mantan pejabat Badan Narkotika Nasional (BNN).Benny Mamoto," tukas Arief.

Dari survei BNN, lanjutnya, keberhasilan aparat penegak hukum mengungkap penyelundupan narkoba 'baru sekitar 10 persen. Artinya ada 90 persen yang beredar dan dikomsumsi jutaan masyarakat Indonesia yang jadi korban narkobaa.

BACA JUGA: Soal Kondom yang Ditemukan Bersama Andi Arief, Kadiv Humas: Saya Belum Lihat

"Nah ini bentuk kegagalan Joko Widodo dalam pemberantasan peredaran narkoba di Indonesia," tegasnya.

BACA JUGA: Kubu Jokowi Berharap Oposisi Menerima Kenyataan soal Andi Arief

Kenyataan ini, kata Arief, juga menunjukkan bahwa Indonesia masih merupakan wilayah sasaran penyelundupan jaringan narkoba internasional, karena permintaan konsumsi zat adiktif itu masih tetap tinggi. Bahkan korban seperti Andi Arief menurutnya ada jutaan.

"Di mana-mana pengguna yang (jadi) korban peredaran narkoba disebabkan oleh gagalnya pemerintah .Pemberantasan narkoba itu dalam sebuah negara merupakan tanggung jawab seorang presiden dalam melindungi warga negara dari kerusakan-kerusakan jiwa dan mental akibat narkoba," tandasnya.(fat/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Hmm..Jangan-jangan Andi Arief Sebar Hoaks 7 Kontainer Surat Suara saat Ngefly


Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler