Sejumlah Dokter Bahas Terapi Relaksasi untuk Penyembuhan Pasien Corona

Rabu, 03 Juni 2020 – 16:55 WIB
Ilustrasi Corona. Foto: Radar Solo

jpnn.com, JAKARTA - Sejumlah dokter berencana membedah metode terapi 'Healing Deep Relaxation' untuk membantu percepatan pemulihan pasien positif Virus Corona (COVID-19), dan mencegah masyarakat tertulari pandemi mematikan tersebut.

Healing deep relaxation merupakan terapi relaksasi yang dikembangkan oleh Power of Powerless.

BACA JUGA: Pernyataan Via Vallen Soal Adiknya yang Positif Corona Merugikan Tetangga?

Terapi itu membantu penyembuhan dari dalam, dengan cara mengeluarkan hormon endorphin. Hormon yang membuat pikiran menjadi tenang dan hati menjadi damai.

Metode itu rencananya akan dibahas pada  program 'Sehat dan Sembuhlah', di JAKTV, Minggu (14/6) mendatang,  Pukul 19.00-20.00 WIB.

BACA JUGA: Kakek Gantung Diri di Pohon Ceri, Viral Gegara Kaos Pendukung Jokowi

"Ketika seseorang bahagia, tubuh otomatis memproduksi hormon interferon-protein yang berfungsi melawan berbagai virus dan meningkatkan imunitas tubuh," ujar penemu terapi 777-Healing Deep Relaxation Dr Andreas FK, CMPp, dalam pesan tertulis, Rabu  (3/6).

Pemilik Klinik Power of Powerless ini juga menyatakan, hati yang gembira adalah obat yang manjur.

BACA JUGA: Ahmad Syaikhu Desak Pemerintah Setop Relaksasi PSBB di Bandara

Sementara itu, dr Fajar Subroto, SpA(K),  yang pernah terpapar Covid-19 mengatakan, terapi relaksasi dengan metode Power of powerless (kekuatan dari ketidakberdayaan) telah membantu dirinya sembuh paripurna dari virus Corona.

"Tubuh bisa memproduksi hormon endorphin yang sangat membantu penyembuhan, bukan hanya dari virus Corona, tetapi juga penyakit-penyakit lain" ucapnya. 

Diskusi akan dipandu dr. Boyke dan dr. Lula Kamal. Dalam acara rencananya juga akan dipraktikkan langkah-langkah penyembuhan dengan terapi relaksasi.(gir/jpnn)

Video Terpopuler Hari ini:


Redaktur & Reporter : Ken Girsang

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler