Sekda Dipersiapkan Buka Pertama Soal UN

Hari ini 1.518 Siswa SMA dan SMK Ikuti UN

Senin, 16 April 2012 – 03:51 WIB

TIMIKA – Sesuai jadwal yang ditetapkan Kementerian Pendidikan Kebudayaan (Kemendikbud), hari ini (Senin,16/4) pelajar tingkat SMA dan SMK di Indonesia mulai mengikuti proses Ujian Nasional (UN) tahun ajaran 2011-2012. Kabupaten Mimika sendiri mengikutsertakan 1518 siswa tingkat SMA dan SMK (dari 9 SMA dan 6 SMK). Sebanyak 759 siswa SMA dan 759 siswa SMK akan mengikuti kegiatan UN yang merupakan agenda nasional setiap tahunnya ini.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P dan K) Kabupaten Mimika, Ausilius You, SPd MM kepada Radar Timika (JPNN Group) tadi malam menginformasikan bahwa soal UN pertama akan dibuka oleh Sekretaris Daerah (Sekda) bertempat di SMK Petra YABT, sebagai tanda dimulainya UN untuk SMK dan SMK di Kabupaten Mimika.

Ausilius You saat ditemui Jumat (13/4) lalu di ruang kerjanya mengatakan pelaksanaan UN tingkat SMA dan SMK tahun ini masih sama dengan tahun-tahun sebelumnya. Namun, tahun ini ada beberapa hal baru yang wajib dilaksanakan di sekolah-sekolah (sub rayon) penyelenggara ujian. Hal baru yang dimaksudnya menyangkut peraturan teknis pelaksanaan ujian.

You menerangkan, beberapa peraturan baru yang terdapat pada Prosedur Operasional Standart (POS) Badan Standart Nasional Pendidikan (BSNP) yakni pembagian soal ujian disesuaikan dengan denah yang ada pada amplop soal ujian. Selanjutnya bahan ujian dipak per sekolah/madrasah. Untuk karton, bahan ujian hanya boleh dibuka di sekolah atau madrasah. Mengenai pendataan calon peserta ujian meliputi siswa kelas X dan XI.

Untuk formulasi NS (nilai sekolah) masih sama dengan tahun lalu, namun pendataannya mengalami perubahan. Yang paling berubah pada UN tahun ini yakni Lembar Jawaban UN. Terdapat perubahan pada pengisian paket soal dan salinan kalimat. ”Seperti contohnya siswa harus menyalin kalimat (Saya Mengerjakan Ujian Dengan Jujur) pada LJUN,” ujar You.

Untuk pengawasan UN, kata You, setiap ruangan akan diawasi oleh dua pengawas ruangan. Tim monitoring UN dari Dinas P dan K juga akan mengawasi setiap hari pelaksanaan ujian di sekolah-sekolah penyelenggara. Setiap hari juga, setelah selesai pelaksanaan ujian, tim monitoring dan pendistribusian soal akan langsung membawa LJUN ke Dinas P dan K untuk diamankan.

You mengharapkan, perubahan ataupun beberapa hal baru dalam UN tahun ini hendaknya tidak dijadikan sebagai suatu masalah. Hal ini menurutnya harus dijadikan sebagai suatu upaya dan kekuatan bagi semua pihak agar dapat meraih kesuksesan.

Ketika ditanya apakah target keberhasilan UN tahun ini sama dengan tahun lalu, yakni sebesar 85 persen, You meyakini target kelulusan tersebut dapat saja diraih dengan adanya kerjasama, kiat-kiat dan strategi yang selama ini telah ditempuh oleh satuan pendidikan.

Senada dengan hal itu, Ketua Panitia Penyelenggara UN Kabupaten Mimika, Nilus Leisubun juga mengharapkan agar pelaksanaan UN tahun ini dapat berjalan dengan lancar, aman dan tertib. Nilus juga mengajak kepada semua panitia di setiap sub rayon agar berkonsentrasi penuh untuk menyelenggarakan UN dengan baik dan bertanggungjawab.

Dikatakan Nilus, semua pihak yang terkait memiliki peranan dan tanggung jawab untuk mensukseskan pelaksanaan UN. Apabila dalam pelaksanaannya ditemui suatu kendala, Nilus mengharapkan pihak panitia dapat langsung berkoordinasi dengan Panitia Penyelenggara UN Kabupaten.
 
Kepada para orang tua siswa, diharapkan tidak membebani anak-anaknya sebagai peserta UN dengan hal-hal lain diluar ujian. Semua ini menurutnya dilakukan agar siswa dapat tenang, baik secara mental maupun psikis untuk sukses mengikuti UN. (tri)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Sukabumi Optimis Lulus 100 Persen


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler