Sekjen OECD Undang Ketua DPD RI ke Paris, Nih Tujuannya

Senin, 04 November 2019 – 19:07 WIB
Ketua DPD RI AA La Nyalla Mahmud Mattalitti menerima kunjungan Kepala Staf Organization of Economic Cooperation and Development (OECD) Gabriela Ramos di Kantor DPD RI, Jakarta, Senin (4/11). Foto: Humas DPD RI

jpnn.com, JAKARTA - Kepala Staf Organization of Economic Cooperation and Development (OECD) Gabriela Ramos, Senin (4/11) hari ini menemui Ketua DPD RI AA La Nyalla Mahmud Mattalitti di Jakarta untuk membicarakan perlunya peningkatan hubungan organisasinya dengan Indonesia.

Dalam pertemuan di lantai 8 Gedung Nusantara 3 tersebut, Gabriela Ramos mengatakan Sekjen OECD José Ángel Gurría dengan senang hati ingin menerima Ketua DPD RI di Paris guna membicarakan berbagai hal yang bertalian dengan perlunya peningkatan hubungan antara negara-negara anggota OECD dan Indonesia. Hal ini berdasarkan pertimbangan makin besarnya peran dan kapasitas Indonesia dalam hubungan antarbangsa.

BACA JUGA: La Nyalla Ajak Senator Angkat Persoalan Daerah ke Nasional

Gabriela Ramos mengatakan bahwa pentingnya Indonesia bagi OECD dapat dilihat dari kenyataan bahwa untuk kawasan ini OECD hanya memiliki kantor perwakilan di Jakarta. Kantor OECD di tempat lain hanya ada di China, Amerika Serikat, Jerman dan Meksiko, katanya. Jadi, Indonesia “penting bagi kami,” tukasnya.

Pejabat senior OECD itu juga katakan potensi ekonomi Indonesia sangat besar dan oleh karena itu maka OECD pun memberikan perhatian yang besar terhadap perlunya pertumbuhan ekonomi yang inklusif yang melibatkan sebanyak mungkin masyarakat di berbagai daerah agar dapat memacu terjadinya pemerataan hasil-hasil pembangunan.

Sementara itu, Ketua DPD La Nyalla mengatakan seirama dengan agenda OECD untuk meningkatkan pemerataan maka Indonesia pun memberikan perhatian besar pada peningkatan ekonomi di daerah-daerah dan pengembangan kualitas sumber daya manusia termasuk melalui pendidikan kejuruan yang makin diperluas.

Kepada Kepala Staf organisasi kerja sama ekonomi dan pembangunan tersebut, La Nyalla juga mengimbau agar pelaku ekonomi di negara-negara OECD dapat meningkatkan interaksi bisnis, investasi dan perdagangan dengan pelaku usaha di daerah-daerah di Indonesia, termasuk UMKM, mengingat strategi Otonomi Daerah yang kini dijalankan memungkinkan terjadinya perluasan hubungan demikian.

Secara khusus Ketua DPD RI mengatakan peluang investasi dan perdagangan terbuka lebar di berbagai daerah di Indonesia untuk digarap oleh pebisnis dari negara-negara OECD, termasuk di bidang kemaritiman, pertanian modern, energi, dan industri-industri kreatif.

Dalam rangka itu maka La Nyalla berpesan kepada pimpinan OECD tersebut agar jangan lagi ada hambatan tarif dan hambatan non-tarif yang diberlakukan di negara-negara OECD terhadap produk-produk Indonesia yang masuk ke sana.
Tak lupa pula La Nyalla mengajak para investor dari negara-negara OECD untuk berinvestasi dalam bidang infrastruktur untuk menunjang pembangunan di berbagai daerah di Indonesia.

Ketua DPD RI juga mengingatkan kepada pimpinan OECD itu bahwa Indonesia sudah memberikan fasilitas bebas visa kepada negara-negara OECD namun perlakuan seperti itu sampai sekarang belum diberikan kepada warga Indonesia yang masuk ke negara-negara tersebut.

Dalam pertemuan tersebut, La Nyalla juga memberitahukan kepada Gabriela Ramos bahwa dirinya akan menghadiri pertemuan konsultasi pimpinan parlemen MIKTA (Meksiko, Indonesia, Korea, Turki, Australia) yang akan diadakan di Kota Meksiko pada 7-8 November 2019.

Ketua DPD akan memimpin rapat sesi kedua pertemuan konsultasi pimpinan parlemen MIKTA tersebut di mana ia akan membahas tentang perkembangan ekonomi kreatif di Indonesia dan peluang bagi pelaku ekonomi di negara-negara MIKTA lainnya untuk berbisnis di 34 provinsi Indonesia.

Gabriela Ramos yang adalah warga Meksiko dan mantan pejabat tinggi di negara itu menyambut kabar itu dengan gembira. Dia berpesan agar Ketua DPD menyampaikan salamnya sebagai warga Meksiko yang sudah lama bertugas di luar negeri, kepada Ketua Senat dan Ketua DPR Meksiko.

Ketika berbicara tentang perlunya peningkatan peran kaum perempuan, Ketua DPD menjelaskan Indonesia sudah lama meningkatkan peran kaum perempuan dalam berbagai bidang.

"Ketua DPR juga perempuan, Presiden ke-5 RI juga perempuan, di DPD dan DPR juga ada banyak wakil perempuan, bahkan di Kabinet juga banyak menteri perempuan," kata La Nyalla.

Mendengar pengungkapan itu, sambil tertawa Gabriela langsung bercanda, “Wah itu menakutkan kaum pria. Tetapi sebagai organisasi, kami ingin meningkatkan hubungan dengan DPD RI sebab Anda adalah bagian dari pembuat undang-undang. Dan kita dapat bekerja sama.”

Sebelum berpisah Gabriela Ramos memberikan kepada La Nyalla beberapa buku OECD yang berisi hasil kerjanya tentang Indonesia; juga satu buah flash disk berisi data-data ekonomi dari negara-negara OECD serta survei-survei terkini.

Gabriela juga berjanji akan memberikan akses penuh kepada DPD RI untuk mengambil data-data penting dari OECD.(adv/jpnn)


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler