Selain Salat Khusuf, Ini Amalan yang Dianjurkan Nabi Muhammad Saat Gerhana Bulan Total

Selasa, 08 November 2022 – 06:03 WIB
Kubah Masjid Al Azhar, Jakarta saat gerhana bulan beberapa waktu lalu. Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Gerhana bulan total atau khusuful qamar kembali terjadi mulai petang nanti, Selasa (8/11).

Hampir seluruh daerah di Indonesia bisa melihat secara langsung fenomena kebesaran Allah tersebut.

BACA JUGA: Gerhana Bulan Total Terjadi 8 November, Kemenag Minta Umat Islam Lakukan Ini

Berikut amalan yang dianjurkan Nabi Muhammad saat terjadi gerhana bulan total atau khusuful qamar:

1. Salat Gerhana

Ada sejumlah hadis yang meriwayatkan anjuran Nabi Muhammad agar umat muslim melaksanakan salat sunah saat terjadi gerhana, di antaranya HR Bukhari no. 1041 dan HR Muslim no. 911.

BACA JUGA: Gerhana Bulan Total 8 November 2022 Dapat Diamati dari Indonesia

"...Jika kalian melihat gerhana tersebut (matahari atau bulan), maka bersegeralah untuk melaksanakan salat."

Berikut tata cara salat gerhana seperti dilansir Kementerian Agama (Kemenag) melalui akun resminya di Instagram:

- Berniat di dalam hati. Takbiratul ihram, yaitu bertakbir sebagaimana salat biasa.

- Membaca doa iftitah dan berta'awudz. Membaca surat Al-Fatihah dan membaca surat yang panjang dengan suara, seperti surat Al-Baqarah.

  "Nabi Muhammad Saw menjaharkan (mengeraskan) bacaannya ketika salat gerhana" (Hr Bukhari no. 1065 dan HR Muslim no. 901).

- Kemudian ruku sambil memanjangkannya. Kemudian bangkit dari ruku (i'tidal) sambil mengucapkan sami'allauhu liman hamidah, robbana wa lakal hamd'

- Selanjutnya ruku kembali (ruku kedua) yang panjangnya lebih pendek dari ruku sebelumnya

- Kemudian bangkit dari ruku (i'tidal) dan sujud yang panjangnya sebagaimana ruku lalu duduk di antara dua sujud, kemudian sujud kembali

- Kemudian bangkit dari sujud lalu mengerjakan rakaat kedua sebagaimana rakaat pertama hanya saja bacaan dan gerakan-gerakannya lebih singkat dari sebelumnya hingga salam

- Setelah itu, imam menyampaikan khotbah kepada jemaah yang berisi anjuran berzikir, berdoa, beristigfar, dan bersedekah

2. Perbanyak berdoa

Amalan lain selain salat gerhana yang dianjurkan Nabi Muhammad adalah memperbanyak doa.

"Pernah terjadi gerhana matahari dan bulan, maka bangkitlah Nabi Muhammad SAW salat, dan bersabda: Apabila kamu saksikan hal yang serupa itu, maka segeralah kamu kerjakan salat dan panjatkan doa dan mohon pengampunan-Nya." (HR Bukhari dan Muslim).

3. Perbanyak zikir dan istigfar

Zikir dan istigfar ditujukan untuk mengingat Allah dan kebesaran-nya sekaligus memohon ampunan atas segala dosa yang selama ini telah kita perbuat

Bahkan Imam Al-Ghazali menyarankan agar momen gerhana bulan untuk bertaubat.

"Senantiasa memiliki rasa takut, menampakkan rasa haru, segera bertobat, tidak bersikap mudah bosan, segera melaksanakan salat, berlama-lama dalam salatnya dan merasakan adanya peringatan," tulis Imam al-Ghazali dalam risalahnya berjudul Al-Adab fid Din dalam kitab Majmu'ah Rasail al-Imam.

4. Bersedekah

Amalan berikut yang dianjurkan Nabi Muhammad seperti diriwayatkan istri beliau 'Aisyah radhiyallahu 'anha:

"Sesungguhnya matahari dan bulan adalah dua tanda di antara tanda-tanda kekuasaan Allah. Gerhana ini tidak terjadi karena kematian seseorang atau lahirnya seseorang. Jika melihat hal tersebut maka berdoalah kepada Allah, bertakbirlah, kerjakanlah salat, dan bersedekahlah." (HR Bukhari). (mar1/jpnn)


Redaktur & Reporter : Sutresno Wahyudi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler