Seleb Berbagi Cerita Sukses Go Internasional di Kongres Diaspora

Senin, 03 Juli 2017 – 06:58 WIB
Anggun C Sasmi tampi di Kongres Diaspora ke-4, Sabtu (1/7). Foto: Jawa Pos

jpnn.com - Sukses berkarir dan studi di luar negeri, para selebritas Indonesia membagikan kisah mereka sekaligus menghibur fans pada event 4th Congress of Indonesia Diaspora, Sabtu malam lalu (1/7).

Berlokasi di The Kasablanka Hall, Kota Kasablanka, Jakarta Selatan, para selebriti juga memotivasi fans mereka agar tidak takut mengejar mimpi di luar negeri.

BACA JUGA: Pamer Foto Bareng Obama, Maudy Ayunda Panen Pujian

Di antara mereka, ada penyanyi Anggun C. Sasmi, Maudy Ayunda, dan Laya Pesulima. Juga aktor Joe Taslim, Yoshi Sudarso (pemeran Blue Ranger di Power Ranger Dino Charge), Tania Sugandi (pemeran serial Pixel Perfect di Disney Channel), serta Gracia dan Tasia Seger (pemenang My Kitchen Rules Australia).

Anggun membagi kisahnya kala memulai karir di Eropa. Menurut dia, tantangannya sangat besar. ”Saya yang orang Jawa asli harus bisa bersaing dengan orang-orang Eropa di lingkungan yang individualistis,” jelas Anggun.

BACA JUGA: Di Yogyakarta, Obama: Saya Banyak Disapa Bakso, Sate, Nasi Goreng Pak

Jika di Indonesia dia sudah dikenal luas, di Eropa pelantun Mimpi itu harus menerima kenyataan bahwa dirinya adalah no one alias bukan siapa-siapa.

Setelah gagal menembus industri rekaman di London pada 1994, Anggun mencoba peruntungan di Paris. Selain belajar bahasa Prancis, dia harus mempersiapkan demo lagu sendiri untuk diajukan ke label rekaman.

BACA JUGA: Anies Jadi Pembicara Diskusi Bareng Obama, Persiapannya Cukup Tidur Saja

Dengan upaya dan kegigihannya, Anggun sukses merilis album Snow on Sahara pada 1997 di bawah label rekaman Sony Music International.

Anggun ingin para penggemar meneladani kegigihan dan kerja kerasnya. ”Orang Indonesia seperti kita juga punya kans untuk sukses di luar negeri. Yang penting berani bermimpi besar,” tegasnya.

Setelah memberikan kata-kata penyemangat, Anggun membawakan lagu yang sesuai dengan tema itu, yakni Bayang-Bayang Ilusi dan Mimpi. Dia diiringi alunan piano sang suami, Cyril Montana.

Maudy Ayunda tak mau kalah. Alumnus Oxford University jurusan politics, philosophy, and economics itu bercerita bahwa awalnya dirinya tidak percaya diri kuliah di salah satu kampus tertua di dunia tersebut.

”Saya harus bersaing dengan ribuan orang yang juga cerdas,” kata Maudy.

Namun, Maudy tetap membawakan semangat Indonesia. Terus berjuang sampai menang. Selama berkuliah di Oxford, pelantun Untuk Apa itu tetap membawa ciri khas orang Indonesia, yaitu ramah dan suka bergaul.

”Alhamdullilah, saya bisa lulus dengan nilai memuaskan dan punya banyak teman,” tambah Maudy. Dia pun membawakan Perahu Kertas dan Kejar Mimpi. (len/c6/na)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Sori, Pidato Obama di Kongres Diaspora Bukan untuk Konsumsi Media


Redaktur & Reporter : Adil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler