Seluruh Polda Diminta Bentuk Satgas Antiteror

Selasa, 05 Juni 2018 – 23:38 WIB
Jenderal Tito Karnavian. Foto: M. Fathra/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Untuk menghindari adanya aksi terorisme, Kapolri Jenderal Tito Karnavian meminta seluruh polda membentuk satgas antiteror. Nantinya, satgas ini akan menindak sel teroris aktif maupun pasif di daerah.

Namun, dia menegaskan, ujung tombak penindakan tetap ada di Detasemen Khusus 88 Antiteror.

BACA JUGA: Jokowi: TNI - Polri Solid, Kita Semua Tenang

Selain itu, Tito juga meminta personelnya untuk menggandeng TNI dalam mendeteksi jaringan terorisme, khususnya Jamaah Ansharut Daulah (JAD), kelompok yang paling banyak tersebar di Indonesia.

"Kapolda saya sudah perintahkan bentuk satgas antiteror yamg di dalamnya ada unsur penyelidikan, penyidikan, penindakan, dan tim preventif maupun humanis," ujar dia di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (5/6).

BACA JUGA: Penyebaran Paham Radikal Paling Cepat Lewat Media Sosial

Tito juga meminta kapolda untuk bekerja sama dengan jajaran intelijen maupun untuk mendeteksi sel-sel yang dianggap tidak terlalu aktif.

Sehingga, monitor bisa dilakukan oleh satgas di kewilayahan. "Ini dimonitor kembali oleh satgas antiteror tingkat polda bekerja sama dengan rekan jajaran TNI yang juga kami harapkan bisa membentuk satgas,” tandas dia. (mg1/jpnn)

BACA JUGA: Polri Desak Pemprov DKI Jalankan 6 Rekomendasi Tanah Abang

BACA ARTIKEL LAINNYA... Interpol Memburu Bos Videocon Group Milik Konglomerat India


Redaktur & Reporter : Elfany Kurniawan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler