Semalaman 3 Rumah di Kalisuren Green Garden Dibobol Maling, Kok Bisa?

Rabu, 24 Maret 2021 – 13:16 WIB
Salah satu warga bersama petugas Polsek Bojong Gede memeriksa salah satu akses yang diduga digunakan pelaku pencurian dengan pemberatan beraksi menyasar tiga rumah sekaligus di Perumahan Kalisuren Green Garden, Kabupaten Bogor, Rabu (24/3). Foto: ANTARA/HO-Pengurus Lingkungan Kalisuren Green Garden

jpnn.com, JAKARTA - Penghuni Perumahan Kalisuren Green Garden, Tajurhalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, dibuat waswas dengan aksi pencurian yang terjadi pada Selasa (23/3) dini hari.

Pelaku menggondol barang berharga milik tiga kepala keluarga yang terjadi dalam satu waktu.

BACA JUGA: Penyerangan Warga, 3 Orang Tewas, Brimob-Anggota Reskrim Sudah Bergerak

"Pencurian terjadi pada waktu dini hari, ketika warga sedang istirahat, dan memahami lokasi dengan baik," kata Ketua Lingkungan Perumahan Kalisuren Green Garden Alex saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu (24/3).

Alex menduga pelaku beraksi sekitar pukul 03.00 WIB ketika warga sedang tertidur lelap, dengan cara membobol pagar kayu di sekitar lingkungan perumahan.

BACA JUGA: Ipda Rizki Ali Pimpin Penangkapan Perampok Pengemudi di SPBU

Alex menyebutkan pelaku menyasar lima rumah dalam sekali waktu, namun hanya tiga rumah milik warga sekitar yang dapat dibobol. Bahkan aksi pencurian kerap terjadi di perumahan tersebut.

Akibat pencurian dengan pemberatan itu, ketiga kepala keluarga, yakni Ade, Anam, dan Afut mengalami kerugian materil puluhan juta.

BACA JUGA: Buat yang Nanya Kenapa Jokowi Fokus di Infrastruktur, Baca!

Kasus ini kemudian dilaporkan ke Polsek Bojong Gede.

Alex menduga kemungkinan pelaku lebih dari satu orang dengan mengendarai kendaraan untuk melarikan diri, berdasarkan penyelidikan sementara di lokasi kejadian.

Alex menyatakan pencurian tersebut diakibatkan fasilitas pengamanan yang kurang maksimal dari pengembang perumahan, seperti pencahayaan minim, pagar perumahan dari kayu, serta jumlah kamera tersembunyi tidak merata.

"Pencahayaan saja masih kurang, pagar tembok hanya ada beberapa, sebagian dari kayu," ujar Alex.

Kapolsek Bojong Gede Kompol Supriyadi ketika dihubungi menjelaskan bahwa saat ini kasus pencurian berantai itu masuk tahap penyelidikan.

"Nanti dipanggil penyidik untuk dimintai keterangan," tutur Kompol Supriyadi. (antara/jpnn)

Simak! Video Pilihan Redaksi:


Redaktur & Reporter : Rah Mahatma Sakti

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler