Sepakat dengan Anies, Senator Asal Sumut Desak Jokowi Buktikan Netralitas

Selasa, 31 Oktober 2023 – 23:22 WIB
Presiden Joko Widodo santap siang bersama tiga calon presiden yang akan berpartisipasi pada Pilpres 2024, yaitu Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo, dan Anies Baswedan di Istana Merdeka, Jakarta, Senin, 30 Oktober 2023. Foto: BPMI Setpres

jpnn.com, JAKARTA - Sepakat dengan Anies, Rakyat Menunggu Pembuktian Presiden Jaga Netralitas

Langkah Anies Baswedan menyampaikan harapan masyarakat agar Presiden Joko Widodo menjaga netralitas pada Pemilu 2024 saat makan siang bersama presiden dan calon presiden di Istana kemarin disambut positif.

BACA JUGA: Anies Baswedan Disebut Genius dan Sabar dalam Berpolitik

Momentum penyampaian oleh calon presiden dari Koalisi Perubahan tersebut dianggap sangat tepat.

"Itu bagus. Pak Anies mengambil momentum. Saya kira, beliau tidak ingin terlewatkan (untuk) mempertegas netralitas itu di posisi semua kontestan ada dan ada pucuk pimpinan tertinggi negara, presiden. Dan itu membuat efek positif menurut saya ke masyarakat," jelas anggota DPD RI H. Dedi Iskandar Batubara, Selasa (31/10).

BACA JUGA: Jokowi Berhadapan sama Anies, Ganjar Tertawa, Prabowo Kalem

Senator asal Sumatera Utara ini sendiri menyambut positif inisiatif Presiden mengundang ketiga capres untuk santap siang bersama.

Menurutnya, Kepala Negara ingin memberi pesan pada masyarakat bahwa pemilu harus berjalan dengan penuh kebersamaan, tidak boleh perbedaan pilihan membuat sesama anak bangsa pecah.

BACA JUGA: NasDem Anggap Kenaikan Elektabilitas Anies Baswedan Sebuah Keniscayaan

"Saya melihat yang zahir, yang depan panggung," ungkapnya.

Terkait komitmen dan penegasan presiden kepada para capres untuk menjaga netralitas, dia mendukung penuh.

Apalagi, Jokowi juga sudah mengumpulkan para penjabat kepala daerah dan berikutnya akan mengumpulkan TNI-Polri untuk meminta semua menjaga netralitas.

Karena itu, politikus yang akrab disapa DIB ini menegaskan masyarakat menunggu pembuktian dari orang nomor satu di Indonesia tersebut.

"Bagi saya sebetulnya netralitas itu memang harus dibuktikan oleh seluruh aparatur, baik penyelenggara (pemilu), pemerintah, TNI/Polri, dan semua yang terlibat dalam proses (pemilu) ini. Harus benar-benar pada posisi tidak berpihak. Netralitas itu sebuah keniscayaan," tegasnya.

Ketua PW Al Washliyah Sumut ini berharap masyarakat benar-benar diberikan keleluasaan dan kemerdekaan dalam menentukan pilihannya pada gelaran pesta demokrasi tahun depan.

Bila itu itu dilakukan, dia yakin pemilu akan aman dan lancar.

"Kalau ini diserahkan kepada masyarakat sepenuhnya, saya yakin 100 persen pemilu ini akan soft dan akan berjalan dengan baik. Semua yang kalah pun nanti pada akhirnya akan bisa menerima. Karena memang semuanya berjalan transparan, terbuka, tidak ada yang mengarahkan, tidak ada yang mengintimidasi," tandasnya. (jpnn)

Jangan Lewatkan Video Terbaru:


Redaktur : M. Adil Syarif
Reporter : JPNN.com

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler