'Sepeda Presiden' Ramai Peminat, Banjir Pujian hingga Jadi Trending Topik

Jumat, 24 Desember 2021 – 19:13 WIB
Nonton bareng film Sepeda Presiden. Foto: Redepa Studio

jpnn.com, JAKARTA - Masyarakat menyambut pemutaran perdana film Sepeda Presiden dengan antusias di sejumlah bioskop di Jakarta, Bogor, Tangerang, dan Bekasi.

Tercatat ada 22 lokasi bioskop yang dipadati penonton film Sepeda Presiden.

BACA JUGA: Dukung Film Vidkill, Neng Wirdha Sewa 2 Studio Bioskop

"Tidak menyangka antusiasme mereka sangat besar untuk menonton film Sepeda Presiden," kata Produser Sepeda Presiden Avisena Soebli, Kamis (23/12).

Dia juga mengatakan penonton bisa menikmati Sepeda Presiden sebagai film keluarga yang menghibur dan berisi petualangan anak-anak penuh sukacita di penghujung 2021.

BACA JUGA: Teringat Sang Ayah, Sissy Priscillia Menangis di Gala Premiere Film Backstage

Antusiasme penonton juga terwujud dalam ungkapan pujian di media sosial sehingga nama Ariel Tatum yang menjadi pemeran pada film Sepeda Presiden menjadi trending topic di media sosial selama dua hari.

Bukan hanya nama Ariel Tatum, tagar #NontonFilmSepedaPresiden juga sempat berada di puncak trending topic pada platform Twitter.

Hashtag ajakan nonton film ini mulai muncul sejak Kamis pagi, sebelum pertunjukan pertama film Sepeda Presiden diputar di gedung bioskop seluruh Indonesia.

Avisena mengatakan komentar penonton yang sudah menyaksikan filmnya menjadi penyemangat dan bukti bahwa Sepeda Presiden memang layak dinikmati keluarga Indonesia pada masa Natal dan Tahun Baru.

Dia mengaku optimis Sepeda Presiden bisa menjadi film akhir tahun yang cocok bagi keluarga-keluarga Indonesia.

Film Sepeda Presiden diputar pada sekitar 100 layar fil di seluruh Indonesia.

Pada film tersebut, Ariel Tatum berperan sebagai Binar dengan karakter milenial yang mengalami dilema karena pekerjaannya sebagai seorang Youtuber.

Binar merasakan kehampaan saat bekerja di dunia maya dan menemukan bahwa uang dan popularitas tidak bisa memberinya kebahagiaan.

Dia justru merasa tertekan, kehilangan jati diri, dan takut karena menghadapi hujatan dan cacian dari para pengguna media sosial.

Perempuan itu akhirnya memilih untuk pergi ke Papua dan melewati petualangan bersama The Papua Kids. (mcr9/jpnn)

Jangan Sampai Ketinggalan Video Pilihan Redaksi ini:


Redaktur : Elvi Robia
Reporter : Dea Hardianingsih

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler