Seram Juga Nih Cerita Maguire Terkait Kasusnya di Yunani

Jumat, 28 Agustus 2020 – 19:37 WIB
Kapten Manchester United Harry Maguire yang menginisiasi pemotongan gaji jajaran pemain tim utama untuk menjamin bayaran penuh bagi karyawan klub Liga Inggris. REUTERS/Jon Super

jpnn.com, INGGRIS - Kapten Manchester United Harry Maguire memberi pernyataan yang mengejutkan pada BBC.

Ia mengaku sangat mengkhawatirkan nyawanya, bahkan mengira akan diculik ketika ditangkap oleh para polisi berpakaian preman, menyusul perkelahian di Pulau Mykonos, Yunani beberapa waktu lalu.

BACA JUGA: Kapten MU Ditarik Dari Skuad Inggris Gara-gara Terlibat Pidana

Maguire dinyatakan bersalah karena melawan, berusaha menyuap, melakukan kekerasan terhadap aparatur negara dan prilaku menghina setelah ditangkap dimana petugas polisi diserang.

Dia divonis penjara 21 bulan 10 hari, namun ditangguhkan menunggu banding.

BACA JUGA: Serang Polisi, Kapten MU Harry Maguire Ditahan

Manchester United sendiri menyatakan Maguire dipastikan mendapatkan peradilan ulang setelah banding atas putusan itu.

"Sangat mengerikan. Itu bukan hal yang ingin saya lakukan lagi. Saya tidak ingin menimpa orang lain. Itu pertama kalinya saya berada di dalam penjara," kata Maguire mengenai dua malamnya di dalam penjara, seperti dikutip ESPN, Jumat (28/8).

BACA JUGA: Wow.., Manchester United Kontrak Penyerang Berusia 16 Tahun Ini

Maguire mengatakan adik perempuannya Daisy diserang di sebuah bar di pulau itu oleh dua pria yang menyeret sang adik.

Dia menambahkan, saat hendak membawa sang adik ke rumah sakit dia malah ditangkap.

"Mereka langsung memukuli kami. Dia menendang kaki saya dan bilang karier saya berakhir, tidak ada lagi sepakbola, kamu tak akan main lagi," kata Maguire yang tampak terguncang.

"Dan pada titik ini, saya mengira tak mungkin ini polisi, saya tak tahu siapa mereka, saya berusaha kabur," katanya.

Adik laki-laki Maguire, Joe dan temannya Christopher Sharman juga ditangkap dan divonis bersalah menyerang petugas.

Seorang saksi polisi menyatakan ke pengadilan bahwa Maguire berusaha menyuap.

"Kamu tahu siapa saya? Saya kapten Manchester United, saya kaya sekali, saya bisa memberi kamu uang, saya bisa membayar kamu, tolong bebaskan kami," kata saksi ini di pengadilan.

Maguire membantah berusaha menyuap polisi yang terlibat dalam insiden itu.

"Saya menaruh kepercayaan tinggi kepada hukum Yunani, peradilan ulang akan memberi kami waktu lebih banyak untuk bersiap, mengumpulkan bukti, memungkinkan saksi-saksi tampil di pengadilan. Saya benar-benar yakin bahwa kebenaran yang berbicara dan terungkap," sambung dia.

"Saya tak merasa saya harus meminta maaf kepada siapa pun. Maaf itu hal ketika Anda memang berbuat kesalahan. Apakah saya menyesal, saya menyesal ada dalam situasi itu, sudah pasti situasi itu membuat sulit. Saya bermain untuk salah satu klub terbesar di dunia, jadi saya menyesal membuat fans dan klub mengalami hal ini."

Sumber-sumber ESPN menyatakan bahwa Maguire mendapat dukungan penuh dari manajer Ole Gunnar Solskjaer dan akan tetap menjadi kapten MU.(Antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : Ken Girsang

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler