Setelah 15 Tahun, Real Madrid Keok dari Sociedad di Bernabeu

Senin, 07 Januari 2019 – 08:49 WIB
Kapten Real Madrid Sergio Ramos gontai di tengah suasana sukacita pemain Real Sociedad. Foto: Marca

jpnn.com, MADRID - Real Madrid tak memberi sinyal bagus di awal tahun. Setelah ditahan Villarreal 2-2, Jumat (4/1), kini malah kalah 0-2 dari Real Sociedad, Senin (7/1) dini hari WIB.

Tragis, kekalahan atas Sociedad diterima saat Madrid bermain di kandang sendiri Santiago Bernabeu.

BACA JUGA: Sejak di Real Madrid, Sudah 22 Kali Gareth Bale Cedera

Madrid sudah apes sejak awal laga. Wasit Jose Luis Munuera Montero memberikan hukuman penalti pada menit ke-3, setelah Casemiro dianggap sengaja menjatuhkan pemain tim tamu di kotak penalti. Willian Jose yang maju sebagai eksekutor sukses menunaikan tugasnya.

Setelah itu, Madrid mencoba bangkit, meski hanya galak di lapangan tengah dan sisi sayap. Daya gedor Madrid terasa hambar lantaran cuma mengandalkan Karim Benzema di dalam kotak penalti.

BACA JUGA: Gareth Bale Memalukan, Tak Pantas jadi Leader di Real Madrid

Umpan-umpan akurat Toni Kroos dan lincahnya pergerakan Luka Modric sering sia-sia. Petaka buat Madrid terjadi di menit ke-61 saat Lucas Vazquez menerima kartu kuning kedua. Keluar!

Vazquez tampak kesal saat keluar lapangan, sampai meregang kausnya sampai sobek. Namun, itu tak membantu Madrid.

BACA JUGA: Real Madrid Tertahan di Kandang Villarreal

Sergio Ramos cs yang mencari gol penyeimbang dan niat pengin menang di depan fan yang kritis, harus bermain dengan sepuluh pemain.

Meski kekurangan satu pemain, semua pemain Madrid selain kiper Thibaut Courtois maju, menyerang. Sociedad yang unggul jumlah pemain bermain cerdas. Merapatkan pertahanan dan ramai-ramai melakukan serangan balik saat mendapatkan bola.

Buah manis kinerja Sociedad didapat pada menit ke-83 lewat gol sundulan Ruben Pardo. Gol yang membunuh pertandingan. Skor 0-2 tak berubah hingga laga tuntas, Madrid keok.

Opta melansir, ini adalah kemenangan pertama Sociedad di Santiago Bernabeu sejak 15 tahun yang lalu, ketika Madrid kalah 1-4 di bulan Mei 2004.

Usai pertandingan, Ramos sang kapten, mengatakan tak ada sikap yang salah atau keputusan drastis yang diperlukan menyusul kekalahan ini.

"Ini waktunya untuk tim agar lebih bersatu. Masalah selalu muncul di Madrid dan solusinya adalah perubahan, reaksi, tanpa harus mencabut rambut kami," ucap Ramos seperti dilansir Marca.

Kekalahan ini membuat Madrid turun satu peringkat di klasemen, dari posisi ke-4 jadi ke-5.

Madrid mengoleksi 30 poin dari 18 pertandingan. Di atasnya masih ada Alaves (31 poin), Sevilla (33), Atletico Madrid (35) dan Barcelona (40).

"Saya pikir semua pemain sudah berusaha. Liga semakin rumit. Namun, kami pernah mengalami hal yang lebih buruk, dan kami akan berjuang untuk segalanya. Kami belum mati," pungkasnya. (adk/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Lorenzo Setarakan Repsol Honda dengan Real Madrid atau Barca


Redaktur & Reporter : Adek

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler