Setelah Arsitek Jerman, Giliran dari Italia Mau Menyulap Sirkuit Sentul jadi Aman

Senin, 06 Juli 2015 – 07:07 WIB
Ilustrasi. Foto: ist.

jpnn.com - PIHAK Sirkuit Sentul tak main-main ingin menggeber MotoGP di Indonesia, 2017 nanti. Setelah kedatangan arsitek asal Jerman, Hermann Tilke memantau sirkuit, kali ini giliran Jarno Zaffelli ikut mendesain sirkuit kebanggaan Indonesia ini.

Akhir pekan kemarin, pria asal Italia tersebut memaparkan hasil pantauannya selama dua hari di Sirkuit Sentul. Arsitek yang mendesain Sirkuit Termas De Rio Hondo (Argentina), Mugello dan Mizano World Circuit (Italia) ini, mengaku akan membuat terobosan baru. 

BACA JUGA: Alexis Catat Sejarah di Copa America dengan Panenka Pertama

Zaffelli rupanya tertarik mengembangkan faktor keamanan trek jika pembalap terjatuh. Dijelaskannya, selama tiga hari masa race, sedikitnya 63 kecelakaan terjadi di sirkuit. Dimana 53 diantaranya menimpa pembalap saat memasuki tikungan. "Saya ingin faktor keamanan lebih diutamakan di Sirkuit Sentul," ujar Zaffelli seperti dilansir dari Radar Bogor (Grup JPNN), Minggu (5/7).

Berdasarkan hasil pemetaan melalui satelit maupun pantauan langsung, sedikitnya ada enam tikungan rawan terjadi kecelakaan. Nantinya, Zaffelli akan mendesain di setiap tikungan terdapat paramedis maupun mobil ambulans. Tujuannya, pembalap segera mendapatkan pertolongan pertama. Juga akan ditambah busa pelindung untuk menghindari resiko cedera berat pasca pembalap membentur dinding pembatas. 

BACA JUGA: Menang di Inggris, Hamilton Ukir Sejarah

Selain tikungan, Zaffelli juga akan melakukan perubahan pada racing control room. Jika selama ini lokasinya berdekatan dengan paddock, nanti akan dibuat bangunan tersendiri. "Ruang media juga tidak boleh terlalu dekat dengan paddock. Harus dibuat steril," tandasnya.

Zaffelli mengakui, Sirkuit Sentul masuk ke dalam salah satu lintasan terbaik di dunia. Ia beralasan dengan panjang trek 4,2 kilometer, membuat para rider mampu menggeber motornya dengan kecepatan maksimal. "Ini berbeda dengan sirkuit lain di dunia. Lebih rumit dan terlalu berlebihan. Sementara Sentul sangat sederhana dan sepertinya memberi rasa aman bagi pembalap," tukasnya.

BACA JUGA: Diminati Delapan Klub, tapi Aldridge Lebih Memilih Pulang Kampung

Sementara itu, Manajer Sirkuit Sentul Ananda Mikola mengatakan, kehadiran Zaffelli membuat pihaknya punya opsi tambahan soal desain terbaru sirkuit. Bersama Tilke, keduanya juga direkomendasikan Dorna Sports SL, selaku pengelola MotoGP. 

"Kami belum bisa pastikan mau pakai yang mana. Paling penting desainnya bagus," singkatnya. (rur)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Selain Jagoan Honda, Ini Yang Bikin Takut Lorenzo di Jerman


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler