Shin Tae Yong, Malas Pantau Liga 1, Cuma Andalkan Pemain Naturalisasi

Minggu, 17 Maret 2024 – 15:04 WIB
Shin Tae Yong. Foto: Dhiya Muhammad El Labib/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Pengamat sepak bola Tommy Welly menilai Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae Yong (STY) malas memantau Liga 1 karena merasa sudah di backup penuh oleh PSSI dengan menyiapkan pemain naturalisasi atau berdarah Indonesia sesuai permintaan STY.

Selain itu, Bung Towel -sapaan akrab Tommy Welly- menyebut pelatih asal Korea Selatan tersebut jemawa.

BACA JUGA: PSSI Semangat Menjelang Indonesia Vs Vietnam, STY Justru Ogah-ogahan?

"Ia seolah merasa paling dibutuhkan. Mungkin karena dia paham netizen ada di belakangnya. Bagaimana tidak? Seusai Piala Asia 2023 Januari lalu, STY mengkritisi Liga Indonesia. Minta Liganya diperbaiki," kata Bung Towel kepada wartawan.

Ironisnya, begitu Liga 1 kembali bergulir awal Februari kemarin, lanjut Bung Towel, STY malah memilih pulang kampung untuk berlibur sekaligus menjalani “kerja sampingannya” sebagai Ketua Komite Penasihat Seongnam FC.

BACA JUGA: Prediksi Shin Tae Yong Menjelang Laga Timnas Indonesia vs Vietnam

Tugas pertama STY untuk mantan klubnya itu ialah mempromosikan kartu keanggotaan Seongnam.

"Bisa dibilang STY terlalu malas untuk nongkrongin pertandingan Liga 1 langsung ke stadion-stadion. Jadi, jangan heran jika tidak ada nama baru dari skuad timnas yang dipanggil STY menghadapi lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2026, back to back lawan Vietnam di GBK Senayan, Jakarta (21/3) dan Stadion My Dinh Hanoi (26/3). Istilahnya, yang itu-itu lagi saja. Pemain yang selama ini disukai dan favorit STY," ujar Towel.

BACA JUGA: Profil Prabu Revolusi, Komisaris PT Kilang Pertamina Internasional

Towel pun menilai Shin tidak malu menjilat ludahnya sendiri dengan memanggil Nadeo Argawinata.

Padahal Shin sempat memarkir kiper asal Borneo FC itu karena dianggap kalah tenang dibandingkan Syahrul Trisna.

"Karena masih di kampung halamannya dan malas memantau Liga 1, STY pun sepertinya tutup mata dengan blunder amatir penjaga gawang Adi Satryo (PSIS) ketika kebobolan gol kedua Persib di pekan ke-26 pada 27 Februari lalu. Gol ketiga Persib ke gawang PSIS, juga ada andil “assist” dari bek Wahyu Prasetyo. Ironisnya, kedua pemain tersebut tetap dipanggil STY masuk skuad timnas. Pokoknya terserah STY. Enggak ada urusan dengan performa di Liga 1," ungkap Towel.

Bung Towel menegaskan senjata dan jurus Shin Tae Yong cuma naturalisasi.

Maka setibanya di Jakarta seusai berlibur, Shin langsung terbang ke Belanda, Belgia, dan Italia untuk memantau pemain naturalisasi.

"Soal naturalisasi ini, untungnya PSSI back up penuh, sangat responsif," katanya.

Keinginan Shin agar Thom Haye, Ragnar Oratmangoen, dan Nathan Tjoe A-On segera dinaturalisasi langsung dikebut.

Urusan DPR, pengambilan sumpah, KTP, paspor lalu perpindahan federasi dilakukan dengan cara sesingkat-singkatnya.

Bahkan, pengambilan sumpah untuk Nathan Tjoe A-On berlangsung di Kantor Imigrasi (Kanim) Kelas I Khusus TPI Soekarno Hatta, Senin (11/3) malam.

"Bayangkan, Senin, 11 Maret itu tanggal merah, hari libur nasional, yaitu Hari Suci Nyepi, tetapi, demi timnas dan permintaan STY sumpah terhadap Nathan Tjoe A-On bisa dilaksanakan. Sebuah extra effort dan lobi yang sangat powerful," kata Bung Towel.

Towel mempertanyakan komentar STY yang tidak tegas target menang lawan Vietnam meski sudah dapat dukungan penuh dari PSSI.

Sayangnya, kata Towel, STY seolah tak paham support ekstra PSSI ini. Dengan mengatakan tak bisa menjamin 100 persen timnas bisa memenangkan dua pertandingan tersebut.

"Ini jelas seperti dua frekuensi yang tidak seirama. Kalau cuma ngomong tidak bisa menjamin 100 persen menang dari Vietnam, siapapun pelatihnya pasti bisa, tetapi, ini, kan, STY yang katanya kelas dunia dan sudah dibekali PSSI dengan gerbong ‘naturalisasi bedol Belanda’- nya. Apalagi dengan entengnya pula, STY menyebut jarak perjalanan pemain naturalisasi dari Eropa ke Jakarta sebagai alasan ketidakyakinannya. Ini, kan, aneh," kata.

"STY meminta naturalisasi, lalu sudah diupayakan sedemikian rupa oleh PSSI dan politisi di DPR RI, tetapi juga menjadikan penerbangan pemain naturalisasi Eropa – Jakarta sebagai alasan," kata Bung Towel. (rhs/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Apa Motif Sekeluarga Bunuh Diri di Apartemen Teluk Intan Jakut? Ini Jawaban Polisi


Redaktur & Reporter : Rah Mahatma Sakti

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler