Shin Tae Yong Tegaskan Timnas U-23 Bisa Bersaing di Piala Asia U-23 2024

Rabu, 13 September 2023 – 07:01 WIB
Pelatih Timnas Indonesia U-23 Shin Tae-yong (kiri) dan pemain Timnas Indonesia U-23 Ivar Jenner (kanan) berpose seusai mengikuti jumpa pers setelah kemenangan 2-0 dari Turkmenistan U-23 di laga terakhir Grup K kualifikasi Piala Asia U-23 2024, di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, Selasa (12/9/2023). ANTARA/Zaro Ezza Syachniar

jpnn.com - SOLO - Pelatih Timnas Indonesia U-23 Shin Tae Yong optimistis timnya dapat bersaing di putaran final Piala Asia U-23 2024 di Qatar 15 April sampai 3 Mei 2024, setelah lolos ke putaran final untuk pertama kalinya sepanjang sejarah. Putaran final itu bakal diisi negara-negara terbaik Asia. 

“Saya berani bicara, kita cukup bisa bersaing di Piala Asia (U-23 2024) nanti,” kata Shin Tae Yong.

BACA JUGA: Rekor Unik Setelah Shin Tae Yong Mengantar Indonesia U-23 Bungkam Turkmenistan

Shin menyampaikan itu dalam jumpa pers setelah Timnas U-23 Indonesia memenangkan partai pamungkas Grup K Kualifikasi Asia U-23 2024 dengan skor 2-0 atas Timnas U-23 Turkmenistan di Stadion Manahan Solo, Jawa Tengah, Selasa (12/9). 

Adapun dua gol Indonesia dicetak oleh Ivar Jenner pada menit ke-40, dan Pratama Arhan pada menit ke 90+2.

BACA JUGA: Timnas U-23 Indonesia vs Turkmenistan: Ivar Jenner Puji Kualitas Lawan

Dia mengatakan bahwa keyakinan itu dengan sebuah catatan, yaitu pemain-pemain Indonesia yang memperkuat klub luar negeri, Elkan Baggot (Ipswich Town), Ivar Jenner (Jong FC Utrecht), Rafael Struick (ADO Den Haag), Marselino Ferdinan (KMSK Deinze), dan Pratama Arhan (Tokyo Verdy) mendapatkan izin dari klub-klubnya untuk membela Garuda Muda pada periode tersebut.

“Masalahnya hanya seperti Ivar, Rafael, Elkan atau Arhan, pemain abroad apakah bisa dilepas klub atau tidak? Itu yang sangat penting di April tahun depan nanti. Jika bisa dipanggil semuanya, saya berani dan yakin menerima tantangan agar tampil lebih baik lagi,” ungkap pelatih asal Korea Selatan ini.

BACA JUGA: Pengamat Nilai Faktor Erick Thohir Bawa Tradisi Menang di Timnas

Pelatih yang ditunjuk melatih Timnas Indonesia pada Januari 2020 itu, turut mengomentari jalannya laga saat timnya menang 2-0 dari Turkmenistan asuhan Agamyradov Ahmet.
Shin mengatakan puas dengan permainan anak-anak asuhnya meskipun ada beberapa peluang yang disia-siakan.

Seperti halnya tiga peluang yang didapat Rafael Struick yang berawal dari situasi lemparan ke dalam Pratama Arhan.

“Secara keseluruhan memang isi pertandingan sangat baik. Jadi, saya ingin memberikan pujian kepada para pemain. Hanya yang disayangkan, ada beberapa peluang tidak bisa dimanfaatkan dengan baik, seperti peluang Rafael dan lainnya,” ujar Shin. "Akan tetapi, setelah itu para pemain bermain seperti yang kami inginkan. Jadi, di pertandingan ini kami memang bermain sangat baik,” imbuhnya.

Timnas U-23 Indonesia menyelesaikan dua laga kualifikasi Piala Asia U-23 2024 dengan sempurna, meraih dua kemenangan dari dua laga, mencetak 11 gol, dan tanpa kebobolan.

Dari dua laga ini, kolektivitas gol Indonesia terbagi rata yang artinya semua pemain dapat mencetak gol dan tidak tergantung pada kemampuan striker.

Hal itu terbukti dari 11 gol yang ada dicetak oleh sembilan pemain, yaitu Marselino Ferdinan (2 gol), Pratama Arhan (2 gol), Ramadhan Sananta, Witan Sulaeman, Rafael Struick, Ivar Jenner, Elkan Baggot, Ilham Rio Fahmi, dan Hokky Caraka.

“Memang filosofi sepak bola yang saya miliki bukan striker yang harus cetak gol. Jadi, selain kiper, siapa pun bisa mencetak gol dengan perubahan posisi. Jadi, saya selalu tegaskan apalagi saat latihan saya membuat pemain fokus agar siapa pun bisa cetak gol,” kata Shin.

Kemenangan dan lolosnya Timnas Indonesia U-23 ke Piala Asia U-23 2024 menjadi catatan tersendiri bagi Shin.

Pasalnya, sejak melatih timnas tiga tahun yang lalu, pelatih berusia 52 tahun itu juga menorehkan catatan positif lainnya, seperti sebelumnya membawa dua level timnas ke Asia, tepatnya membawa timnas senior ke Piala Asia 2023 dan membawa timnas U-20 ke Piala Asia U-20 2023.

Torehannya itu yang membawa tiga level timnas lolos ke turnamen Asia melalui jalur kualifikasi dan tanpa jalur tuan rumah.

Menurutnya, ini adalah bukti bahwa sepak bola Indonesia telah berkembang lebih baik.
“Pasti mereka bisa merasakan jika datang ke lapangan langsung berkembang (Timnas Indonesia) sejauh apa. Sekarang sudah berkembang dan untuk ke depannya akan lebih berkembang lagi pastinya,” ujar Shin Tae Yong. (antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : M. Kusdharmadi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler