Siapa Mau? Dijual Robot Peneror Kota

Minggu, 25 Januari 2015 – 05:22 WIB
Siapa Mau? Dijual Robot Peneror Kota. Foto The Verge

jpnn.com - Punya robot berukuran kecil sudah biasa. Bagaimana jika anda memiliki robot dengan tinggi 3,8 meter dan bobot 5 ton? Kogoro Kurata, seorang pandai besi asal Jepang, menjual robot bernama Kuratas melalui situs jual beli online Amazon Jepang.

Kuratas dijual dengan harga ¥120,000,000 (sekitar Rp 12,7 Miliar). Robot ini dilengkapi senapan mesin yang ada di tangan Kuratas yang bisa menembakkan 6.000 peluru per menit. Robot juga dilengkapi kokpit seukuran orang dewasa sebagai ruang kontrol. Dengan memiliki robot ini, anda bisa dengan pede menakuti seluruh kota. Kurata mengkategorikan robotnya sebagai mainan.

BACA JUGA: Inilah Dia Sosok Bos Ericsson Indonesia yang Baru

Ada beberapa syarat dan ketentuan jika anda jadi membelinya, antara lain: tidak ada diskon untuk pengiriman melalui Amazon dan robot tidak dilengkapi dengan tangan. Namun, anda dapat membelinya secara terpisah.

Kuratas adalah robot aktif yang bisa bergerak. Sang pembuat mengaku terinspirasi dari robot plastik dari serial animasi tahun 1980-an, Votoms.

BACA JUGA: 2015, Belanja Online di Indonesia Tumbuh 57 Persen

“Saya menciptakan Kuratas dengan berpikir: apa yang terjadi jika robot besar ini benar-benar bisa bergerak?" kata Kuratas seperti yang dilansir The Verge.

Nama Kuratas diambil dari nama penciptanya. Pengerjaan robot memakan waktu 3 tahun. Untuk mewujudkan ambisinya, Kuratas merekrut Wataru Yoshizaki, seorang mahasiswa doktoral. Yoshizaki adalah pencipta software V-Sido yang mampu memberi power kepada robot. Dia juga bertanggungjawab terhadap sistem persenjataannya, jaringan iPhone, dan tangan robot berbentuk Nintendo Power Glove yang bisa dikontrol. (iwan iwe)

BACA JUGA: iPhone 6 dan Burger Tak Rusak setelah Dijatuhkan dari Luar Angkasa

BACA ARTIKEL LAINNYA... Microsoft Luncurkan Windows 10, Ini Bedanya dari Windows 8


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler