Siapa yang Mengelola TMII Usai Mengambil Alih dari Keluarga Soeharto? Begini Penjelasan Pratikno

Kamis, 08 April 2021 – 19:14 WIB
Presiden Joko Widodo dan Mensesneg Pratikno di Istana Bogor, Jumat (20/9). Foto: Ricardo/JPNN.Com

jpnn.com, JAKARTA - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno memastikan Presiden Joko Widodo tidak akan membuat yayasan keluarga untuk mengelola Taman Mini Indonesia Indah (TMII).

Hal ini disampaikan Pratikno menyusul adanya tuduhan bahwa pria yang akrab disapa Jokowi itu ingin membuat yayasan sendiri mengelola TMII yang dulu dikelola oleh keluarga Presiden Kedua RI Soeharto.

"Enggak benar sama sekali. Jangan dikira Pak Jokowi kemudian membentuk yayasan keluarga untuk mengelola. Sama sekali tidak," kata Pratikno dalam video yang diterima, Kamis (8/4).

Sesuai dengan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 19 Tahun 2021 tentang Pengelolaan TMII, lanjut Pratikno, pengelolaan tempat wisata itu ditarik dari Yayasan Harapan Kita ke Kemensetneg. Namun, Pratikno memastikan pihaknya tidak akan mengelola selamanya TMII.

Sementara ini, pemerintah membentuk tim transisi untuk memindahkan pengelolaan TMII dari Yayasan Harapan Kita ke Kemensetneg.

Nantinya, kata Pratikno, Kemensetneg akan merumuskan kriteria yang tepat dan profesional mempebaiki TMII. Diharapkan kemudian memberikan kontribusi kepada keuangan negara secara signifikan.

"Kami akan meminta tolong salah satu BUMN pariwisata untuk mengelola TMII ini. Jadi, dikelola oleh orang-orang yang profesional, lembaga yang profesional, dan harapannya akan jauh lebih baik dan memberikan kontribusi kepada keuangan negara," ujar Pratikno.(tan/jpnn)

Video Terpopuler Hari ini:

BACA JUGA: Ketua DPD RI Berharap Pengelolaan TMII Lebih Profesional dan Modern


Redaktur & Reporter : Fathan Sinaga

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler