Sirkuit BMX Terbaik se Indonesia

Senin, 03 November 2014 – 13:45 WIB

jpnn.com - KABUPATEN Siak, Provinsi Riau tengah menjadi pusat perhatian insan olahraga khususnya balap sepeda. Setelah sukses menggelar Tour de Siak 2014, Kabupaten yang baru saja terpilih sebagai daerah hasil pemekaran terbaik tingkat nasional ini, kembali menggelar iven bertaraf internasional.

Asian BMX Champion 2014 akan digelar di Kabupaten Siak. Agenda internasional itu rencananya akan digelar tanggal 8-9 November 2014 dan diikuti pembalap dari 12 negara.

Diantaranya Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, Jepang, Korea, Kazakhtan, Cina, Hongkong, Filipina, Myanmar dan Vietnam. Masing-masing negara memiliki satu tim dengan jumlah maksimal 16 pebalap. Kejuaraan BMX Asia ini dibagi empat kelas, yakni junior putra-putri dan elit putra-putri. Masing-masing kategori memiliki empat pebalap

Terpilihnya Siak sebagai tuan rumah Asian BMX Champion 2014, tak terlepas dari kemampuan Siak memiliki venue terbaik di kelasnya. Bahkan Circuit BMX Siak Sport yang berada di depan gedung Panglima Ghimbam Siak, diakui oleh mantan Menpora Roy Suryo sebagai venue terbaik yang dimiliki Indonesia.

Roy Suryo yang mengunjungi Siak saat membuka Tour de Siak beberapa waktu lalu mengatakan, bahwa gelaran Asian BMX Champion 2014 perlu mendapat dukungan semua pihak. Gelar internasional seperti Tour de Siak dan Asian BMX Champion diyakini akan membawa dampak positif bagi Kabupaten Siak. Terutama memperkenalkan potensi yang dimiliki daerah ini, seperti pariwisata dan kulinernya.

''Tak banyak venue balap sepeda di tanah air seperti ini, terawat dan kerap kali dimanfaatkan untuk iven pertandingan maupun latihan,'' kata Roy Suryo di sela-sela peninjauan venue sirkuit BMX Siak.

Menurut Roy, keberadaan venue yang dibangun oleh Pemkab memiliki manfaat positif untuk membina atlet-atlet daerah, apalagi venue yang di bangun tersebut memiliki standar nasional dan internasional.

''Bahkan untuk kejuaraan Asian Game, Seagame dan iven lainnya bisa jadi diselenggarakan di Siak,'' sebut Roy.

Komisier Teknikal Official PB ISSI, Tino Latuheru saat meninjau sirkuit BMX di Siak, mengatakan bahwa secara maintenance cirkuit BMX ini sudah sangat memadai. Hanya saja, sesuai aturan federasi sepeda international (UCI), Union Cycles international, track yang dibuat di Cirkuit harus mendapat sertifikasi.

''Di Dunia ini, hanya ada 8 orang (perusahaan) yang bisa menyebutkan bahwa cirkuit BMX memiliki kualifikasi memadai dan bertaraf international atau belum. Untuk itu sebelum pelaksanaan Asian BMX Champion, sertifikasinya harus sudah ada dari International Bolder,'' ujar Tino.

Melihat kondisi Track dan Cirkuit, Union Cycles international (UCI) Max Mager dari Asian Cycling Federation, menyebutkan bahwa Cirkuit BMX Siak Sport sangat layak diberi sertifikat international. Menurutnya, tidak banyak cirkuit yang dimiliki negara-negara di dunia untuk olah raga BMX. Sementara Siak memiliki satu diantara yang terbaik.

''Di Asia saja, dari 42 negara, hanya ada 12 negara yang memiliki atlit olahraga ini. Untuk Sirkuit, maka Siak ini terbaik yang dimiliki Indonesia,'' ujar Max Mager beberapa waktu lalu saat mengunjungi Siak.

Ketua Umum PB Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) Edmon Simorangkir menambahkan, kepercayaan atas penyelenggaraan iven kejuaraan BMX oleh PB ISSI yang merekomendasikan bukan tanpa sebab. Hal ini telah melalui proses panjang dan juga survey di lapangan oleh tim.

''Saya akui venue BMX ini sangat baik, dan ini terbaik dari venue yang ada,'' kata dia.

Sementara itu Bupati Siak, H Syamsuar terus melakukan pemantapan persiapan Asian BMX Champion 2014. Ia berharap, gelar iven internasional ini semakin mengangkat nama Siak ke kancah nasional bahkan internasional.(*/afz/jpnn)


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler