Sistem Online TKI Putuskan Rantai Perdagangan Manusia

Senin, 15 April 2013 – 23:09 WIB
JAKARTA – Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI), Jumhur Hidayat, memastikan sistem layanan online kepengurusan dokumen TKI, ampuh memutus mata rantai perdagangan manusia hingga di tingkat desa.

menurut Jumhur, sistem online mampu memastikan keakuratan surat-surat yang dikeluarkan BNP2TKI. Sehingga pihak-pihak yang mencoba memanipulasi data, dapat terus ditekan.

"Jadi langkah ini cukup ampuh, karena TKI mandiri laki-laki atau perorangan pun, selama ini banyak yang menjadi korban. Hal itu ketahuan dalam dokumen perjanjian kerja ketika mereka tertangkap,” kata Jumhur usai melantik Deputi Penempatan BN2TKI, Agusdin Subiantoro, di Jakarta, Senin (15/4).

Namun dengan adanya sistem online, maka dokumen yang tidak sah, dapat dengan mudah diketahui. Selain itu lewat penerapan sistem baru, kepedulian para TKI juga terlihat cukup meningkat. BNP2TKI mencatat paling tidak saat ini terdapat 2.000-2.500 dokumen para TKI yang diurus online setiap bulannya. Tingginya minat ini juga dimungkinkan karena sistem sudah terhubung di 438 dinas kabupaten/kota yang ada.

"Jadi benar-benar terbukti cukup kokoh menghadapi trafficking di tingkat desa,” katanya.

Jumhur menyadari, sistem ini belum aman seratus persen. Karena kerap menjadi incaran para hacker (para perusak sistem komputer,red). “Jadi saya minta Agusdin (Deputi Penempatan BNP2TKI,red) bisa terus memantapkan sistem online, guna mencegah kejahatan para hacker tersebut,” pintanya.(gir/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Urusan Partai Mangindaan Ngaku tak Pakai Fasilitas Negara

Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler