Siswa SMA Dibacok Pria Bercadar

Selasa, 08 Mei 2012 – 01:49 WIB

JAKARTA - Hamdani, 19 siswa kelas III, SMA Budi Murni, Kedoya, Jakarta Barat terbaring lemas di RS Puri Mandiri, Kedoya, Jakarta Barat. Pria yang tengah menanti ujian kelulusan tersebut dikeroyok puluhan pria menggunakan motor dengan muka tertutup cadar dan helm tidak jauh dari gardu FBR di Gang Kubur RT 8/3 Kelurahan Joglo, Kecamatan kembangan, Jakarta Barat, Senin (7/5).

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 03.00 wib. Saat itu, pria yang mengaku sudah setahun menjadi anggota FBR tengah asyik ‘nongkrong’ bersama teman-temannya di gardu FBR No 0247.

Selanjutnya, anak kedua dari dua bersaudara membeli rokok tidak jauh dari gardu dan rumahnya itu. Di tengah perjalanan, puluhan motor dari arah belakang menghentikannya. Mereka langsung menghujani Hamdani dengan senjata tajam semisal, clurit, parang dan pisau. “Tanpa basa-basi puluhan pria dengan motor membacok saya,” kata Hamdani di RS puri Mandiri.

Ia tidak sempat melihat raut muka pulihan orang tersebut. Suara teriakan minta tolong pun  tidak terdengar karena hingar bingar suara kendaraan bermotor.“Mereka menutupi wajahnya dengan helm dan cadar, ada lebih 30 orang,” paparnya.

Hamdani pun tidak mengira bahwa malam ini nasib sial menimpanya. selama ini, ia tidak pernah memiliki dendam dengan orang lain.”Saya tidak tahu salah saya apa,”ujar pria yang sudah tiga hari itu berada di gardu FBR.

Oom, ibu Hamdani mengaku dirinya mendengar suara takbir saat peristiwa berlangsung. Selanjutnya ia mendengar suara letusan sebanyak lima kali.“Saya sempat bilang kepada kakaknya, adikmu.., adikmu..,” katanya.

Bersama anaknya pertamanya, ibu dua anak tersebut langsung berajak keluar dan memastikan kejadian diluar. Sayangnya, sampai di gardu ia tidak mendapati anaknya. Sejumlah warga mengatakan putra keduanya tengah di larikan ke RS Puri Mandiri.

“Dia sudah setahun jadi anggota FBR, saya sempat wanti-wanti, hati-hati tetap dia bilang, ‘ngak papa mak, dani ngak papa,” kata Oom yang mangira anaknya korban salah sasaran oknum tidak bertanggung jawab.

Sampai di RS ia mendapati anak keduanya terkapar di bangsal IGD RS Puri Mandiri dengan jari manis putus, telinga kanan nyaris putus, dan luka sobek di pantat kanan.  “Sebagian badannya lecet-lecet,” terang Oom setelah sebelumnya dikunjungi ketua Koordinator lapangan Gardu 0247.

Kanit Reskirm Polsek Kembangan, Jakarta Barat AKP Herjon Sialaban mengaku sampai saat ini menyelediki kasus tersebut. Ia pun belum bisa memastikan apakah pemuda tersebut anggota FBR atau tidak. “Kami masih menyelidikinya, siapu pelakunya masih dalam penyelidikan,” ucapnya.

Saat peristiwa tersebut terjadi tidak ada saksi mata.”Kita juga belum tahu apakah yang melakukan ormas lain atau tidak,” jelasnya. (ash)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Gigit “Mr P” Pelaku, Janda Lolos dari Perkosaan


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler