Skandal Telat Bayar Guncang Dunia Hiburan Korea

Jumat, 19 Januari 2018 – 21:47 WIB
Kim Woo Bin. Foto: Allkpop.com

jpnn.com - Dunia hiburan Korea Selatan tengah diguncang isu kurang menyenangkan. Banyak aktris dan aktor yang menyatakan belum mendapat bayaran dari program TV maupun proyek lain yang mereka bintangi. Selama sepekan terakhir saja, ada tujuh laporan yang masuk terkait isu tersebut.

Di antaranya, Rain, Lee Na-young, Gong Seung-yoon, dan Kim Min-jung. Pihak label mereka mengklaim bahwa para artis itu belum menerima honor dari serial TV maupun reality show. Mulai yang tayang tahun lalu hingga yang tayang lebih dari lima tahun sebelumnya.

BACA JUGA: Artis Korea Dikabarkan Tewas usai Pesta Narkoba

Pihak Korea Broadcasting Actors Union (KBAU) pun memberikan konfirmasi terkait hal itu dalam konferensi pers pada Selasa (16/1).

Song Chang-gon, kepala hubungan masyarakat organisasi, menyatakan bahwa penunggakan tersebut sangat mungkin dipicu sistem pembayaran honor. Sebab, pembayaran untuk proyek film dan acara TV berbeda.

BACA JUGA: Selamat Datang Kembali BoA

’’Pembayaran untuk film diberikan setelah proses produksi film selesai. Buat drama, pembayaran dilakukan setelah drama ditayangkan,” terangnya.

Chang-gon mencontohkan, jika seorang aktris melakoni syuting pada Desember dan dramanya tayang pada Januari, bayarannya baru diterima setidaknya akhir Februari.

BACA JUGA: Tahun Penuh Ketegangan di Semenanjung Korea

”Honor baru diberikan pada akhir bulan setelah drama selesai. Hal inilah yang kerap terlewatkan dalam pembahasan kontrak,” ungkapnya.

Chang-gon belum bisa memperkirakan total tuntutan dana yang ditunggak stasiun penyiaran. ’’Untuk aktor dan aktris yang tergabung di KBAU, setidaknya tunggakannya mencapai 3,2 miliar won (Rp 39,9 miliar). Itu pun hanya dari tiga stasiun swasta utama, SBS, KBS, dan MBC,” paparnya.

Dia melanjutkan, sistem tersebut dipengaruhi perbedaan regulasi pada era Presiden Lee Myung-bak, yaitu 2008–2013. Mereka kala itu kehilangan hak perundingan kerja sama antara artis dan pengguna jasa.

’’Kami tengah menunggu putusan dari Mahkamah Agung agar bisa mendapatkan kembali hak tersebut,” tuturnya.

Keputusan itu diperkirakan muncul pada Maret atau April mendatang. Dengan mencuatnya kasus tersebut, KBAU berharap agensi dan pihak terkait mampu menerbitkan kontrak yang lebih layak bagi para selebriti.

Sejak akhir tahun lalu, banyak agensi yang melayangkan keluhan terkait macetnya pembayaran artis mereka. Laporan itu kali pertama dirilis Sidus HQ, agensi yang menaungi aktor Kim Woo-bin.

Mereka mengeluhkan agen periklanan yang belum membayar honor modeling aktor tersebut. ”Kami mengajukan gugatan ini ke ranah hukum sejak 2013. Tunggakannya mencapai 66 juta won (Rp 823,1 juta),” jelas sumber dari agensi itu.

Yang terbaru, Rain dan Lee Na-young belum menerima bayaran atas akting mereka di drama Fugitive: Plan B. Serial tersebut ditayangkan di KBS2 TV pada 2010.

Keduanya serta para cast terpaksa gigit jari lantaran rumah produksi yang menggarap serial action itu telah gulung tikar.

Salah satu pihak di industri perfilman Korea Selatan menyatakan, utang honor atau upah yang belum dibayarkan bukanlah hal baru.

”Sudah berkali-kali rumah produksi menggarap drama, lalu tiba-tiba sulit dihubungi atau tutup. Aktor utama hingga peran kecil lainnya sulit menuntut,” ungkapnya, sebagaimana dikutip Naver. (Soompi/Korea Herald/fam/c18/nda)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Demi Atlet dan Cheerleader, Dua Korea Kembali Berunding


Redaktur & Reporter : Adil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler