Skinproof Solusi untuk Membantu Produsen dalam Klaim Produk

Rabu, 01 Agustus 2018 – 18:50 WIB
Ilustrasi perawatan kecantikan. Foto: Indopos/JPNN

jpnn.com - Dalam lima tahun terakhir hingga 2016, industri beauty & personal care di Indonesia terus meningkat.

Sejalan dengan peningkatan industri beauty & personal care di Indonesia serta inovasi produk kosmestik yang terus berkembang, klaim produk pun cenderung berkembang pesat terutama dari segi metode yang digunakan untuk pembuktian suatu klaim.

BACA JUGA: Dewi Gita Kapok Coba-coba Produk Kecantikan

Sementara itu Dermatology Testing juga diprediksi akan terus berkembang sejalan dengan perkembangan industrinya.

Klaim produk kosmetik merupakan salah satu faktor utama yang menjadi bahan pertimbangan konsumen dalam memilih produk kosmetik yang sesuai dengan kebutuhannya.

BACA JUGA: Tak Disangka, Ternyata Ini Rahasia Kecantikan Wanita Prancis

Dengan berkembangnya era digital dan mudahnya konsumen mengakses informasi, konsumen Indonesia semakin paham dan sadar dengan label klaim pada saat membeli produk.

Untuk melakukan klaim produk ini, produsen membutuhkan rekanan yang akan membantu melakukan beberapa pengujian atas produknya yaitu, perusahaan Clinical Research Organization (CRO).

Di Indonesia sendiri, CRO yang bergerak di bidang dermatologi sampai saat ini belum banyak, selain
beberapa institusi swasta, juga terdapat institusi pendidikan (universitas) khususnya yang memiliki
departemen kedokteran dengan spesialisasi ilmu kulit dan kelamin.

Karena itu, Skinproof hadir dan resmi dioperasikan di Indonesia yang ditandai dengan seminar
sehari “New Trend & Regulation Product Claim”, di Hotel Pullman Thamrin Jakarta pada Selasa (25/7).

“Skinproof sebagai Clinical Research Organization (CRO) didirikan untuk menjawab kebutuhan pemilik
produk dermatologi dalam menyediakan data-data yang akurat dan valid untuk mendukung klaim efikasi dan keamanan produk dermatology,” ujar Alfons Sindupranata, Director PT. Asia Derma Lab yang menaungi Skinproof.

“Melihat produk-produk yang ada di pasar saat ini, sebagian besar sudah mencantumkan product klaim, ada yang sifatnya klaim umum dan ada juga yang spesifik terhadap kegunaan/manfaat yang sudah dibuktikan sebelumnya," imbuh Alfons.

Jika produsen mencantumkan klaim yang sifatnya umum, kata Alfons, maka produknya akan terlihat sama dengan produk sejenis di pasar, dibutuhkan klaim spesifik untuk suatu produk agar berbeda, konsumen membeli dan merasakan manfaatnya secara nyata.

Skinproof saat ini memiliki service pengujian untuk produk dermatologi seperti uji keamanan
(safety test) berupa patch test dan hypoallergenic test, uji khasiat atau efikasi yang terdiri dari skin brightening – lightening test, skin elasticity test, skin texture – wrinkle test, skin moisture – hydrating test, skin sebum – oily test.

Sementara layanan untuk Acnegenic and comedogenic test adalah, hair fall/hair loss test dan anti dandruff.(chi/jpnn)


Redaktur & Reporter : Yessy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler