Soal Hasil Rakornas PAN, Syafrudin Budiman Nilai Ketum Zulhas Berhasil

Sabtu, 11 Maret 2023 – 11:11 WIB
Politikus muda Partai Amanat Nasional (PAN) Syafrudin Budiman SIP menilai Rakornas Pemenangan Pemilu di Hotel Padma Semarang, 25-27 Februari 2023 terbilang sukses. Foto: Dok. PAN

jpnn.com, JAKARTA - Politikus muda Partai Amanat Nasional (PAN) Syafrudin Budiman SIP menilai Rakornas Pemenangan Pemilu di Hotel Padma Semarang, 25-27 Februari 2023 terbilang sukses.

Dia menilai Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan (Zulhas) berhasil menggabungkan tiga kekuatan politik (Combine Political Power).

BACA JUGA: Elektabilitas Erick Thohir Bisa Sumbang Suara Rakyat untuk Parpol di KIB

Bang Zulhas sapaan akrabnya dinilai mampu menggabungkan tiga kekuatan politik, untuk menilai PAN sebagai keuatan politik utama.

Presiden Joko Widodo, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Menteri BUMN hadir spesial secara bersamaan di Rakornas.

BACA JUGA: Kerap Disambangi Ketum Parpol, Airlangga Tengah Dilirik untuk Jadi Capres?

"Bang Zulhas Ketum DPP PAN jeli dalam menyusun kekuatan politik nasional di arena Rakornas PAN di Semarang. Simbol Jokowi, Ganjar dan Erick yang sejalan dan sevisi dengan perjuangan PAN adalah Combine Political Power yang nyata,” ujar Syafrudin Budiman dalam keterangan tertulis pada Minggu (11/3).

Menurut Gus Din sapaan akrab Syafrudin Budiman yang juga Bacaleg PAN DPR RI Dapil DKI Jakarta I Jakarta Timur ini, Presiden Jokowi adalah representasi pemerintah, Ganjar Pranowo adalah representasi kaum nasionalis di Jawa Tengah, dan Erick Thohir adalah representasi kalangan profesional yang didukung basis Nahdlatul Ulama (NU).

BACA JUGA: PAN Sambut Positif Aspirasi KIB Usung Ganjar-Airlangga

“Kedekatan PAN dengan Capres - Cawapres Ganjar-Erick yang dekat dengan Presiden Jokowi memiliki nilai kekuatan yang tinggi. Bargaining PAN dalam Pilpres 2024 semakin nyata dan memiliki posisi tawar yang kuat,” ujar Gus Din Ketua Umum Perhimpunan UKM Indonesia ini.

Menurut Gus Din, jika penggabungan tiga kekuatan politik nasional ini terus berlanjut di Pilpres 2024 tentu menguntungkan PAN.

Partai berlambang matahari ini memiliki kapasitas dan kapabilitas sebagai partai yang dilirik sebagai kendaraan Capres - Cawapres 2024.

"PAN akan menjadi partai politik strategis yang dibutuhkan sebagai kendaraan politik di Pilpres 2024. Terutama ketika memiliki kedekatan dengan Ganjar Pranowo dan Erick Thohir, yang akan berdampak pada elektoral di Pemilu Legeslatif 2024,” ucap Ketua Dewan Pembina Relawan Erick Thohir (ETOR) ini.

PAN saat ini memiliki 44 kursi di Senayan dan sempat kehilangan 8 kursi DPR RI di Jawa Tengah. Penempatan Rakornas PAN di Semarang dan kedekatan dengan Presiden Jokowi dan Ganjar Pranowo memberikan spirit untuk membalikkan keadaan merebut kembali kursi yang hilang.

"PAN memang belum memutuskan Capres - Cawapres 2024, dengan menunggu rembukan bersama di Koalisi Indonesia Baru (KIB) dengan Partai Golkar dan PPP. Namun dengan dorongan PAN yang berhasil menggabungkan kekuatan politik.menjadi perhatian tersendiri," ungkapnya.

Terakhir, kata Aktivis Mahasiswa 98 asal Kota Surabaya ini, Bang Zulhas layak dipuji dan diapresiasi, atas kinerjanya membesarkan PAN.

Zulkifli Hasan berhasil merangkul para mantan Jenderal/Purnawirawan TNI/Polri, Politisi Nasionalis dan Nahdliyin, Profesional, Artis dan kalangan Influncer Sosial Media bergabung di PAN.

"Kami yakin dengan kinerja Bang Zulhas yang progresif dan merakyat merangkul semua kalangan, PAN bisa meraih target 62-65 kursi DPR RI. Dibantu oleh jajaran DPP, DPW dan DPD yang solid bisa mengantarkan PAN masuk peringkat 5 besar suara nasional," pungkas Gus Din Pengusaha Bidang Media dan UMKM ini.(fri/jpnn)


Redaktur & Reporter : Friederich Batari

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler