Soal Pembangunan Lift di Jembatan Ampera, TACB: Jangan Sampai Merusak Cagar Budaya

Rabu, 16 November 2022 – 15:22 WIB
Jembatan Ampera Palembang. Foto: Cuci Hati/JPNN.com.

jpnn.com - PALEMBANG - Ketua Tim Ahli Cagar Budaya sekaligus Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Sumatera Selatan mengatakan bahwa pemasangan lift atau tangga otomatis di Jembatan Ampera jangan sampai merusak cagar budaya.

Dia mengatakan bahwa jika dilihat dari sudut pandang eksistensi, Jembatan Ampera merupakan cagar budaya. Seharusnya, kata dia, pemerintah membicarakan atau meminta masukan terlebih dahulu kepada TACB apabila hendak memasang lift atau mengubah konstruksi Jembatan Ampera.

BACA JUGA: Jembatan Ampera Bakal Dipasang Lift, Bisa Melihat Keindahan Sudut Kota Palembang

"Ampera adalah salah satu cagar budaya. Saya rasa, apabila akan memasang lift atau mengubah konstruksi Jembatan Ampera, seharusnya minta masukan terlebih dahulu kepada TACB," ungkap Aufa saat diwawancarai via WhatsApp, Rabu (16/11).

Menurut Aufa, jangan sampai cagar budaya terbengkalai akibat kepentingan oknum.

BACA JUGA: Pemasangan Lift di Jembatan Ampera Habiskan Dana Rp 27 Miliar

Sebab, setiap cagar budaya telah dilindungi oleh undang-undang.

“Jangan sampai kasus Pasar Cinde terulang kembali karena kepentingan oknum yang tidak melibatkan TACB dan mengabaikan Undang-Undang Cagar Budaya," ungkap Aufa.

BACA JUGA: Jembatan Ampera Akan Dipasang Lift, Apa Gunanya?

Dia menilai bahwa pembangunan litf di Jembatan Ampera tidak terlalu mendesak.

Oleh karena itu, kata Aufa, alangkah baiknya pemasangan lift tidak dilakukan.

Sebab, ujar dia masih banyak hal lain yang harus diperbaiki untuk Kota Palembang.

"Intinya perlu kajian terlebih dulu, kalau dipasang lift artinya akan menambah beban bagi tiang Jembatan Ampera, sedangkan usia jembatan sendiri sudah ratusan tahun," pungkas Aufa. (mcr35/jpnn)


Redaktur : M. Kusdharmadi
Reporter : Cuci Hati

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler