Soal Pilgub Jatim, Bupati Anas: Mengalir Saja, Menunggu, Sama Seperti Wartawan

Senin, 14 Agustus 2017 – 17:28 WIB
Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas. Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, SURABAYA - Abdullah Azwar Anas masih malu-malu berkomentar lebih jauh soal Pilgub Jatim 2018. Bukan rahasia lagi, nama pria berusia 44 tahun yang kini menjabat Bupati Banyuwangi itu, masuk sebagai kandidat.

Namun Anas mengaku masih fokus kepada beberapa program di Banyuwangi. "Saya mengalir saja, kalau sekarang saya fokus program di daerah. Untuk Pilgub Jatim, saya menunggu saja. Pimpinan partai pasti masih menelaah dan pada saatnya akan mengeluarkan keputusan. Ya tunggu saja, pasrahlah," ujar Anas di kepada sejumlah wartawan di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Senin (14/8).

BACA JUGA: Mau Maju di Pilgub Jatim, Bupati Banyuwangi Pasrah Tunggu Keputusan PDIP

Anas mengaku belum melakukan kerja politik apa pun terkait hajatan Pilkada Jatim. "Saya tidak melakukan kerja politik. Kalau pun bisa dibilang kerja politik, kerja saya lobi ke kolega-kolega di provinsi dan pemerintah pusat untuk membantu pengembangan Banyuwangi. Tapi kalau terkait kerja politik untuk Pilgub Jatim, belum," ujarnya.

Anas menganalogikan dirinya sama dengan wartawan yang juga menunggu pengumuman siapa kandidat yang bakal maju ke Pilgub Jatim. "Sama seperti wartawan, kan menunggu juga pengumuman, nantinya siapa yang akan diusung maju ke pilkada. Jadi sama-sama menunggu," ujar Anas.

BACA JUGA: Jelang Pilgub Jatim, Sekjen PDIP Sebut Bupati Banyuwangi Sudah Jadi Bakal Cagub

Dia menambahkan, sejumlah fokusnya di daerah saat ini, antara lain terus menggenjot pengembangan sektor ekonomi rakyat yang memadukan tiga basis, yaitu pertanian, UMKM, dan pariwisata.

Dengan strategi itulah, Banyuwangi yang jauh dari pusat pertumbuhan utama Jawa Timur kini menggeliat. Salah satu indikatornya, pendapatan per kapita warga Banyuwangi dari Rp 20,8 juta per orang per tahun menjadi Rp 41,46 juta per orang per tahun pada 2016 atau ada kenaikan 99 persen. Angka kemiskinan pun menurun cukup pesat menjadi 8,79 persen pada 2016.

BACA JUGA: Hasto Ajak Banteng Madura Solid demi Menangi Pilgub Jatim

"Kami juga jaga daya beli rakyat. Inflasi kami terendah se-Jatim, bahkan belum lama ini kami dinobatkan oleh pemerintah pusat sebagai daerah paling inovatif dalam pengendalian inflasi," ujarnya.

Menurut Anas, keberanian melakukan inovasi adalah kunci kemajuan daerah. Dia menceritakan saat mendorong pengembangan konektivitas melalui pembukaan bandara. Dari dulu tidak ada penerbangan, bulan ini ke Banyuwangi ada enam kali penerbangan per hari, yaitu rute Jakarta-Banyuwangi tiga kali per hari dan Surabaya-Banyuwangi tiga kali dalam sehari. (adk/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Coming Soon! Banyuwangi Punya Kereta Gantung di Kawah Ijen


Redaktur & Reporter : Adek

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler