Soal Sprint Race MotoGP 2023, Luca Marini Minta Durasi Lomba Dikurangi

Rabu, 08 Maret 2023 – 19:33 WIB
Pembalap Mooney VR46 Luca Marini. Foto: motogp

jpnn.com, JAKARTA - Pembalap Mooney VR46, Luca Marini berharap Dorna Sport mengurangi durasi lomba di MotoGP 2023.

Permintaan Marini itu sebagai respons dari adanya format baru dengan penambahan sprint race atau lomba berdurasi singkat.

BACA JUGA: Mooney VR46 Siap Hadapi Kompetisi MotoGP 2023, Rossi: Meski Baru, Tim Kami Cepat

Pembalap 25 tahun itu mempertimbangkan kelelahan fisik dan mental pembalap, karena akan melakoni 42 balapan dalam semusim.

"Pembalap MotoGP itu seperti bekerja selama 365 hari dalam setahun, ada banyak tekanan yang dirasakan," ucap Marini.

BACA JUGA: Sang Adik Minta Rossi Menunda Pensiun, Luca Marini: MotoGP Bakal Beda

"Kami akan mencoba untuk meminta agar jumlah lap pada beberapa seri dikurangi meski saya sendiri tidak masalah karena siap dan merasa nyaman dengan motor saya. Namun, untuk pembalap lain, itu bisa jadi masalah."

Dia mencontohkan WorldSBK yang hanya memuat 20 lap bukan 27 lap (seperti MotoGP).

BACA JUGA: MotoGP 2023: Ambisi Takaaki Nakagami LCR Honda Lebih Membumi

"7 lap terakhir itu terasa panjang dan berat. Untuk alasan ini, kami akan meminta pengurangan jumlah lap, karena kami paham bahwa poin terpenting kompetisi kami adalah memiliki balapan yang lebih menghibur," imbuh Marini.

Dia juga menambahkan bahwa MotoGP tidak bisa mengharapkan pertumbuhan penonton dengan hanya menambah balapan.

Sisi aksi dalam lomba juga perlu diperbaiki. Marini berpendapat bahwa dengan regulasi teknis saat ini, sulit bagi pembalap untuk menyalip.

Padahal aksi salip-menyalip menjadi ciri khas MotoGP.

Selain itu, Marini juha menyinggung soal kompensasi yang akan didapatkan pembalap karena risiko ekstra dari balapan yang lebih banyak.

"(Bonus sprint) adalah masalah besar. Karena kami tidak meraih pendapatan yang cukup besar menurut saya dan setiap tahun lebih buruk bagi pembalap," ungkap Marini.

"Akan tetapi, ini adalah masalah tim dan bukan cuma di kelas MotoGP melainkan juga di kelas Moto2 dan Moto3."

"Kami butuh sedikit ruang untuk bernapas, mengakhiri musim dengan margin yang cukup dan tanpa risiko mengakhiri musim dengan motor yang rusak."

"Kami butuh lebih banyak dukungan dari Dorna, dari partner, tetapi cara terbaik memang meningkatkan aspek pertunjukan untuk penggemar, untuk mendapatkan lebih banyak uang," pungkas Marini. (moto.it/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... MotoGP 2023: Alex Rins Bertekad Menjadi Juara Bersama Tim LCR Honda


Redaktur & Reporter : M. Rasyid Ridha

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler