jpnn.com, JAKARTA - Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma'ruf Amin mengakui lembaganya belum pernah menerbitkan sertifikasi halal untuk vaksin campak Measles Rubella (MR).
Dalam waktu dekat, MUI dan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) akan bertemu membahas persoalan ini dalam satu atau dua hari ke depan.
BACA JUGA: Mulai 1 Agustus, Imunisasi MR Tahap II Target 31,9 Juta Anak
"Kemenkes nanti bertemu dengan MUI membicarakannya," kata Kiai Ma'ruf di Kompleks Istana Negara, Jakarta, Rabu (1/8).
Dia mengatakan bahwa kandungan vaksin MR harus diuji halal tidaknya sebelum diberikan kepada masyarakat.
BACA JUGA: Lima Kabupaten Terancam Gagal Capai Target Imunisasi MR
Kalau nantinya dinyatakan tidak halal, maka akan dicarikan solusinya.
"Insyaallah tidak ada masalah-masalah krusial. Kemenkes nanti bertemu MUI, dan MUI akan memberikan jalan keluarnya," pungkas dia.(fat/jpnn)
BACA JUGA: Orang Tua Anak Tewas Kecewa Dapat Jawaban Dinkes
BACA ARTIKEL LAINNYA... Kemenkes Ingatkan Pentingnya Imunisasi Campak dan Rubella untuk Anak-anak
Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam