Sony Vision-S Siap Dites di Jalan Umum Tokyo

Sabtu, 01 Agustus 2020 – 22:21 WIB
Mobil konsep besutan Sony yakni Vision-S. Foto Sony?

jpnn.com, TOKYO - Setelah memulai debut publik di Consumer Electronics Show (CES) 2020 di Las Vegas, awal tahun ini, mobil konsep Sony Vision-S akhirnya tiba di Jepang untuk pengembangan lebih lanjut.

“Prototipe Vision-S telah tiba di Tokyo untuk pengembangan teknologi penginderaan dan audio. Kendaraan juga sedang dalam pengembangan untuk pengujian jalan umum," ungkap Sony seperti dilansir Paultan, Sabtu (1/8).

BACA JUGA: Sony Hadirkan TV Beresolusi Tinggi, Andal Buat Main Gim PS5

Sony Vision-S dibangun dengan bantuan manufaktur Jerman, Magna Steyr. Perusahaan itu juga memproduksi Toyota Supra dan BMW Z4.

Sony Vision-S juga bekerja sama dengan merek mobil terkenal dalam dunia elektronik seperti Bosch, Continental, Nvidia dan Qualcomm.

BACA JUGA: Hyundai Gandeng Netradyne untuk Perkuat Kemampuan Mobil Otonom

Dalam pengembangan Vision-S, Sony menekankan pada aspek keselamatan, kenyamanan, dan kemampuan beradaptasi.

Mobil listrik itu dilengkapi 12 kamera, 17 sensor ultrasonik, radar dan tiga sensor lidar solid-state.

BACA JUGA: Mengenal Teknologi Otonom di Mobil Listrik Wuling E200

"Ini memungkinkan pengenalan situasi lalu lintas secara menyeluruh, dan menawarkan fungsi mengemudi yang sesuai dengan drive assist level 2," ungkap perusahaan Jepang itu.

Sony menambahkan, pembaruan perangkat lunak berkelanjutan akan memungkinkan self-driving di autonomous Level 4 ke atas.

Diklaim memiliki berat 2.350 kg, Sony Vision-S ditenagai oleh sepasang motor listrik 200 kW yang menawarkan tenaga 536 hp.

Tenaga itu membuat akselerasi dari 0-100 km/jam hanya membutuhkan waktu sekitar 4,8 detik, dengan catatan tertinggi 240 km/jam.

Sony Vision-S menggunakan suspensi udara di bagian depan dan double-wishbone di bagian belakang.

Mobil itu dilengkapi ban depan 245/40 dan belakang 275/35 yang melekat di pelek berdiameter 21 inci. Untuk sistem pengereman mengandalkan Brembo. (ddy/jpnn)


Redaktur & Reporter : Dedi Sofian

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler