Sosialisasi 4 Pilar MPR, Senator Lampung Abdul Hakim Ajak Pemuda Berkontribusi Memajukan Bangsa

Minggu, 09 Februari 2020 – 06:35 WIB
Anggota DPD/MPR RI KH. Abdul Hakim mengadakan sosialisasi Empat Pilar MPR RI kepada pemuda di Bandar Lampung, Sabtu (8/2). Foto: Humas DPD RI

jpnn.com, LAMPUNG - Anggota DPD/MPR RI KH. Abdul Hakim mengadakan sosialisasi Empat Pilar MPR RI di RM. Puti Minang, Langkapura Bandar Lampung, Sabtu (8/2).

Senator asal Provinsi Lampung itu mengajak pemuda untuk mengeluarkan potensi dan berkontribusi untuk kemajuan bangsa.

BACA JUGA: DPD RI Sambut Positif Penandatanganan Perdagangan dan Investasi Indonesia-Korsel

Acara ini bekerja sama dengan Lembaga Amil Zakat Dompet Amal Insani (LAZDAI) Lampung dengan menghadirkan 150 anak muda penerima manfaat program LAZDAI.

Hadir pula dalam kesempatan ini, Kepala Kantor DPD RI perwakilan Lampung Chandra Kirana, Manager Operasional LAZDAI Prihtiono, dan Dosen Universitas Bandar Lampung Zainudin yang turut menyampaikan materi.

BACA JUGA: Pemprov Kepri Adukan Menhub Soal Dana Jasa Labuh ke DPD RI

Prihtiono dalam sambutannya berterima kasih kepada Abdul Hakim. Dia berharap semoga acara ini dapat menambah pemahaman peserta tentang pentingnya 4 pilar MPR. Pasalnya,  makin paham kita tentang 4 pilar maka bangsa ini akan makin kukuh.

Senator Lampung Abdul Hakim dalam pemaparannya mengungkapkan inspirasi dari Alquran.

BACA JUGA: DPD RI Puji Presiden Jokowi Karena Resmikan Monumen Fatmawati

“Manusia ini diciptakan dari laki-laki dan perempuan, berbeda-beda suku bangsa dan potensinya untuk saling mengenal,” katanya.

"Kebinekaan merupakan fitrah manusia yang diberikan Tuhan kepada kita."

Menurutnya, manusia juga mengemban tugas mulia  maka Allah memberikan instrumen untuk memahami dan menjalankan dalam memelihara kehidupan, sebagai pemimpin di dunia ini.

“Negara merupakan alat untuk mengelola potensi dan nikmat yang Tuhan berikan kepada kita. Dan konstitusi (UUD 1945) sebagai kontrak politik para founding father kita untuk mengelola kekuasaan negara; untuk siapa dan bagaimana mengelolanya," ujarnya.

Menurutnya, kita harus mengelola bangsa dan negara ini untuk mengantarkan manusia, semua warga negaranya mendapatkan puncak kemuliaan tertinggi yakni insan yang bertaqwa.

"Bagi pemuda, mari keluarkan potensi terbaik untuk negara kita, Indonesia,” tegas Abdul Hakim.

Zainudin mengatakan negara kita adalah negara hukum, produk hukum tertinggi kita adalah UUD 1945, maka ini menjadi pilar penting bagi sebuah bangsa.

Acara dilanjutkan dengan tanya jawab, dan peserta sangat antusias mendengar pemaparan 4 pilar MPR yakni Pancasila, UUD NRI 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.

Salah satu peserta menyampaikan harapannya. “Saya merasakan hukum tumpul ke atas tajam ke bawah. Perlu wakil rakyat, pejabat publik, penegak hukum yang baik, amanah dan takut pada Tuhan, sebagai kaum muda berharap pejabat seperti pak Abdul Hakim bisa lebih banyak lagi untuk memperjuangkan masyarakat,” ungkap Dara.(ikl/jpnn)


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler