Sperma Tertua di Dunia Ditemukan di Australia

Selasa, 03 Juni 2014 – 06:17 WIB
Sperma Tertua di Dunia Ditemukan di Australia. Getty Images

jpnn.com - Para peneliti baru-baru ini dilaporkan telah menemukan sperma tertua di dunia. Tentu saja sperma tertua itu kini sudah menjadi fosil.

Laporan mengenai penemuan sperma tertua ini disampaikan jurnal ilmiah Proceeding The Royal Society B.

BACA JUGA: Samsung Luncurkan Smartphone Tizen Pertamanya

Sperma tertua tersebut ditemukan di sebuah gua di Australia. Diperkirakan sperma itu berusia antara 16 juta atau 17 juta tahun. Juga disebutkan sperma itu ditemukan dalam keadaan terawat baik.

Para peneliti juga menyebutkan sperma itu berasal dari sejenis udang mussel. Bersama dengan sperma itu, para peneliti juga menemukan fosil udang jantan dan udang betina.

BACA JUGA: Astronom Menduga Alien Ada di Galaksi Bimasakti

Walaupun udang jenis ini hanya berukuran beberapa milimeter, namun sperma yang dihasilkan udang jantan itu dapat mencapai panjang 1 sentimeter. (rmo/jpnn)

BACA JUGA: Madagaskar Darurat Kodok Beracun

BACA ARTIKEL LAINNYA... Pesawat Terbang Tenaga Surya Dipersiapkan Kelilingi Dunia


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler