Status Reus Panaskan Laga

Sabtu, 01 November 2014 – 13:19 WIB
Marco Reus.

MUENCHEN Rivalitas Der Klassiker tidak hanya melulu soal prestasi di lapangan. Namun, proses transfer yang melibatkan kedua tim juga kerap mendidihkan aroma laga. Terutama dalam dua musim terakhir ketika dua bintang pujaan Dortmund harus menyeberang ke Bayern. Yakni, Mario Goetze pada musim 2012-2013 dan Robert Lewandowski pada akhir musim lalu. Nah, kebencian fans Dortmund membuncah lantaran Bayern mulai menyiapkan rencana untuk memboyong Marco Reus. 

Direktur Eksekutif Bayern Karl-Heinz Rummenigge pekan ini memang mengungkapkan rencana merekrut gelandang serang Die Borussen -julukan Dortmund- itu. Apalagi, belakangan mereka mengetahui bahwa buy out clause Reus hanya EUR 25 juta (Rp 383 miliar). Itu berarti, tim mana pun bisa mendapatkan tanda tangan Reus bila memiliki anggaran sesuai klausul pelepasan tersebut. 

''Kami sangat ingin dia bisa menjadi bagian dari tim ini. Kualitasnya sudah tidak bisa diragukan lagi,'' kata Rummenigge kepada Bild. ''Kami juga sudah tahu nominal klausul penjualan Reus pada bursa transfer nanti,'' lanjut mantan striker timnas Jerman tersebut. 

Keinginan Bayern untuk segera memiliki Reus terkuak setelah Rummenigge berkunjung ke Dortmund. Sejumlah media di Jerman mengungkapkan, tidak ada tujuan lain dalam perjalanan Rummenigge tersebut selain melakukan pendekatan terhadap Reus. 

Namun, pria berusia 59 tahun tersebut enggan berbicara lebih lanjut terkait perjalanannya ke Dortmund itu. 

Sebaliknya, kubu Dortmund melalui arsiteknya, Juergen Klopp, menilai, rencana Bayern tersebut merupakan salah satu upaya untuk mereduksi kekuatan Dortmund. ''Saya percaya hidup ini berjalan dengan sangat adil. Artinya, jika Anda berperilaku buruk untuk mencapai kesuksesan, suatu hari Anda akan mendapat balasan yang setimpal atas perbuatan itu,'' ujar Klopp. (dik/c17/bas)

BACA JUGA: Madrid Sadar Akan Dapat Ujian dari Granada

BACA ARTIKEL LAINNYA... Chelsea Harus Redam Potensi Kejutan


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler