Steven Gerrard Menyesal Tak Sempat Merasakan Tangan Dingin Jurgen Klopp

Minggu, 31 Januari 2021 – 22:10 WIB
Steven Gerrard bermain lebih dari 700 penampilan untuk The Reds antara 1998 dan 2015, menyumbang 186 gol dan 143 assist.(REUTERS/RUSSELL CHEYNE)

jpnn.com, LIVERPOOL - Legenda Liverpool Steven Gerrard menyesal menolak kesempatan memperpanjang kontraknya selama satu tahun di Anfield sebelum memutuskan pindah ke Amerika Serikat.

Hal tersebut membuat dia tidak sempat merasakan tangan dingin pelatih Jurgen Klopp.

BACA JUGA: Steven Gerrard Resmi jadi Pelatih Rangers

Gerrard, yang bermain lebih dari 700 penampilan untuk The Reds antara 1998 dan 2015, dianggap sebagai salah satu pemain terhebat dalam sejarah klub.

Mantan gelandang tim nasional Inggris itu mempersembahkan sembilan trofi untuk Anfield, termasuk Liga Champions dengan menyumbang 186 gol dan 143 assist.

BACA JUGA: Bursa Transfer: Bek Arsenal ke Liverpool, Incaran MU ke Muenchen

Pada 2015, Gerrard memutuskan untuk hijrah ke AS demi merasakan tantangan baru di Major League Soccer (MLS) bersama Los Angeles (LA) Galaxy, di mana ia berkarier selama satu tahun di sana sebelum mengumumkan pensiun sebagai pemain profesional.

Ia menjalani debutnya untuk klub MLS itu pada 11 Juli 2015, di pertandingan uji coba lawan Club America.

BACA JUGA: Krisis Bek Tengah Liverpool Kian Memprihatinkan

Hanya berselang beberapa bulan, Liverpool menunjuk Klopp sebagai pelatih mereka.

Di musim ketiganya, tepatnya musim 2018-19, pelatih asal Jerman itu berhasil mempersembahkan trofi Liga Champions untuk klub dan disusul dengan gelar Primer League pada musim berikutnya.

Gerrard pun menyesal karena mengakhiri kariernya di Liverpool begitu cepat sehingga pelatih Rangers berusia 40 tahun itu tidak memiliki kesempatan bermain di bawah Klopp.

"Melihat ke belakang, saya berharap meneken kontrak satu tahun terakhir yang ditawarkan Liverpool karena saya akan memiliki kesempatan bermain di bawah asuhan Jurgen Klopp," ujar Gerrard kepada Daily Mail pada Minggu.

"Ada sedikit penyesalan. Saya memiliki perjalanan yang fantastis di Liverpool dan hal terbaik yang dibawa klub kepada saya adalah kenangan-kenangan yang tidak akan pernah saya lupakan dan akan selalu saya hargai serta saya pikirkan setiap hari," katanya. (antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : Adek

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler