Stres Berlebihan Sebabkan Radang

Sabtu, 16 Maret 2013 – 13:08 WIB
BERDASARKAN hasil penelitian terbaru, stres yang berlebihan bisa menyebabkan peradangan dalam tubuh. Studi ini pertama kali dilakukan untuk langsung mengukur efek dalam tubuh, saat seseorang mengalami tekanan pikiran yang berlebihan.

Peggy Zoccola, asisten profesor psikologi di Ohio University di Amerika Serikat, dilansir dari laman maily, Sabtu (16/3), mengatakan bahwa stres kerja atau memikirkan masa lalu, mempengaruhi kesehatan tubuh secara signifikan."Korelasinya cukup besar," kata Zoccola.

Tim peneliti telah merekrut 34 wanita muda, untuk membuktikan tesis mereka. Setiap wanita diminta menyampaikan presentasi pekerjaan mereka. Setengah dari kelompok itu, ditunjuk untuk menyampaikan presentasi di depan umum dan setengahnya lagi diminta untuk menyampaikan sambil bersantai dengan kegiatan yang menyenangkan.

Hasil penelitian menunjukan, bahwa anggota kelompok yang diminta menyampaikan presentasi di depan umum, mengalami c-reaktif protein yang tinggi. Ini menunjukan mereka sedang mengalami stres. Sedangkan hal sebaliknya, terjadi pada kelompok lainnya.

Karena c-protein meningkat, maka keseimbangan tubuh mereka berkurang. Hal ini memicu terjadinya infeksi dalam tubuh hingga menyebabkan terjadinya peradangan. C-reactive protein secara luas digunakan sebagai penanda klinis untuk menentukan apakah pasien mengalami infeksi.

"Sistem kekebalan tubuh memainkan peran penting dalam berbagai gangguan kardiovaskular seperti penyakit jantung, serta kanker, demensia dan penyakit autoimun," kata Dokter Zoccola.

Sekarang Zoccola bekerja sama dengan Dr Fabian Benencia di College Ohio University of Osteopathic Medicine and Heritage Lauren Mente, untuk menyelidiki efek stres pada peradangan tambahan lainnya. Dia juga dijadwalkan untuk mempresentasikan temuannya pada pertemuan tahunan American Psychosomatic Society di Miami.(afz/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Celana Fleksibel Untuk Si Gendut Dan Si Langsing

Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler