Sudah 34 Orang jadi Korban Tewas Kecelakaan

Selasa, 25 September 2018 – 17:52 WIB
Police Line. foto: ilustrasi for sumeks

jpnn.com, GRESIK - Jalan raya di Kota Gresik masih haus korban. Selama September dan Agustus 2018 tercatat ada ratusan kecelakaan lalu lintas. Puluhan korban meninggal dan ratusan luka-luka.

Kanitlaka Lantas Satlantas Polres Gresik Ipda Yossy Eka Prasetya menyatakan, pada September ini sebenarnya angka laka lantas lebih rendah.

BACA JUGA: Teganya Mencopet HP di Tengah Kecelakaan Lalu Lintas

''Turun jika dibanding Agustus,'' ujarnya.

Selama Agustus jumlah kecelakaan mencapai 62 kejadian. Ada 24 korban meninggal dan 69 luka ringan.

BACA JUGA: Bocah 4 Tahun Tewas Mengenaskan Ditabrak Truk Batubara

Kerugian materi tercatat Rp 93,7 juta. Pada September ada 45 insiden. Sepuluh orang tewas, tiga menderita luka berat, dan 48 luka ringan.

Kerugian materi mencapai Rp 37 juta. Jadi, dalam dua bulan ada 34 korban yang tewas sia-sia di jalan.

BACA JUGA: Jip Hummer Tabrak Bocah Sedang Nongkrong di Pinggir Jalan

Manakah lokasi yang paling rawan? Satlantas mencatat Jalan Raya Duduksampeyan menjadi jalur yang paling berbahaya. Kemarin pagi (24/9), misalnya.

Terjadi kecelakaan beruntun tiga kendaraan. Tidak ada korban jiwa dalam insiden pukul 05.15 itu.

Kecelakaan berawal saat truk tronton bernopol S 8297 UN melaju dari barat ke timur atau dari Lamongan ke Surabaya.

Sesampai di perempatan Duduksampeyan, truk yang dikendarai Gilang Rahmadani itu berhenti mendadak. Sebab, di depannya ada orang yang menyeberang.

Nah, persis di belakang truk melaju Suzuki Ertiga. Mobil bernopol S 0945 JM yang dikendarai Welhemus Arnold tersebut berhenti di belakang truk.

Namun, dari belakang Ertiga ada truk boks jenis Hino yang melaju cukup kencang.

Tidak sempat ngerem, truk boks itu menghantam bagian belakang Ertiga hingga terdorong ke bagian belakang truk tronton.

Bumper dan kaca depan Ertiga pun pecah. ''Untung tidak ada korban jiwa,'' kata Yossy. (mar/c15/roz/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Tabrak Balita, Truk Dibakar Warga


Redaktur & Reporter : Natalia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler