Sudah Menghina Bendera, Main Curang Lagi

Senin, 21 Agustus 2017 – 15:28 WIB
Dadang Rusdiana. Foto: dok/JPG

jpnn.com, JAKARTA -
Tim nasional (timnas) sepak takraw putri Indonesia memilih walkout saat melawan Malaysia di SEA Games 2017, Kuala Lumpur (KL).

Timnas merasa dicurangi kepemimpinan wasit Muhammad Radi pada laga di Stadium Tasik Titiwangsa, KL, Minggu (20/8).

BACA JUGA: Kemerdekaan RI Tidak Gratis, Malaysia Tak Bisa Seenaknya

Anggota Komisi X DPR Dadang Rusdiana menyesalkan sikap tidak jujur Malaysia dalam kancah olahraga ini.

“Lagi-lagi, sebagai tuan rumah itu selalu punya akal-akalan meraih medali sebesar-besarnya,” kata Dadang, Senin (121/8).

BACA JUGA: Bendera RI Terbalik di Brosur SEA Games, Malaysia Tak Cukup Minta Maaf

Menurut Dadang, Malaysia sebagai tuan rumah tentu punya target menjadi juara umum. Mulai dari sepakbola hingga takraw, ada indikasi kecurangan.

“Di sepakbola, cara mengundi mereka tidak menguntungkan kita, tapi menguntungkan mereka,” ujarnya.

BACA JUGA: Alhamdulillah, Satu Emas Lagi dari Cabor Wushu

Sekretaris Fraksi Partai Hanura di DPR itu mengatakan, di sepak takraw mereka melakukan hal yang sama misalnya bukan pelanggaran yang dilakukan timnas Indonesia, mereka anggap sebagai sebuah pelanggaran. Cenderung mereka melakukan lobi terhadap wasit.

“Itu sangat tidak jujur, sangat tidak elok. Jadi sudah mereka menghina bendera kita kemudian melakukan tindakan tidak terpuji untuk meraih medali yang lebih banyak. Saya kira ini menjadi catatan penting, bagaimanapun Malaysia memiliki masalah dengan kita,” katanya.

Menurut dia, olah raga itu sportivitas bukan hanya kemenangan dan meraih medali. Esensi olahraga adalah kejujuran.

“Ini harus kita tunjukkan. Indonesia harus jadi contoh. Indonesia tidak boleh seperti Malaysia,” tegasnya. (boy/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Merah Putih Dibuat Mainan, Hacker Indonesia Serang Situs Malaysia


Redaktur & Reporter : Boy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler