Sufmi Dasco ke Panggung Politik karena Dekat dengan Fadli Zon

Rabu, 02 Oktober 2019 – 07:04 WIB
Sufmi Dasco Ahmad usai dilantik menjadi anggota DPR periode 2019-2024, Jakarta, Selasa (1/10). Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Sufmi Dasco Ahmad ditetapkan sebagai wakil ketua DPR periode 2019-2024 dari Partai Gerindra.

Pria kelahiran Bandung 52 tahun silam itu awal mulanya berkecimpung di dunia politik oleh karena kedekatannya dengan Fadli Zon. Sufmi merupakan salah satu teman Fadli dalam urusan bisnis.

BACA JUGA: Kalimat Mulan Jameela Usai Dilantik jadi Anggota DPR 2019-2024

Sufmi aktif di Gerindra sejak partai pimpinan Prabowo Subianto itu berdiri. Pada 2008 dia dipercaya menjabat Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra.

Menjadi Anggota DPR RI periode 2014-2019, Sufmi bertugas di Komisi III dengan ruang lingkup kerja terkait hukum, hak asasi manusia dan keamanan.

BACA JUGA: Puan Maharani Kenal Dunia Politik saat SMP, Pernah jadi Wartawan

Sebagai wakil rakyat di Senayan pada periode tersebut, Sufmi Dasco Ahmad terpilih menjadi Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI.

Sufmi juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Bidang Hukum dan Advokasi Gerindra sampai sekarang.

BACA JUGA: Inilah Daftar Nama 14 Artis Anggota DPR 2019-2024, Ada Mulan Jameela

Pada Pemilihan Legislatif 2019, Sufmi ditunjuk sebagai Direktur Advokasi dan Hukum Badan Pemenangan Nasional Gerindra.

Sufmi kembali mencalonkan diri sebaga caleg DPR dari daerah pemilihan Banten IIIpada pemilu 2019.

Saat menjadi Direktur Advokasi dan Hukum, Sufmi sempat menjadi penjamin penangguhan penahanan Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Li Xue Ciung alias Lieus Sungkharisma setelah dilaporkan oleh warga bernama Eman Soleman terkait kasus dugaan penyebaran berita bohong atau hoaks dan makar.

Sufmi menempuh pendidikan sekolah dasar di SD Negeri 66 Palembang pada 1973. Dilanjutkan ke SMP 43 Jakarta pada 1979 dan tingkat menengah atas di SMA Negeri II Manado di 1982.

Pada 2005, Sufmi mengambil jenjang studi sarjana hukum Universitas Jakarta. Sebenarnya dia sudah meraih gelar sarjana jauh sebelumnya, pada 1993 di bidang elektro. Sarjana ilmu hukum tersebut menjadi gelar kedua strata satu yang ia miliki.

Sufmi menamatkan studi magisternya di Fakultas hukum Universitas Islam Jakarta pada 2012. Setelah itu, dia melanjutkan ke program doktor hukum di Universitas Islam Bandung sampai menerima gelar pada 2015.

Peraih penghargaan Garuda Yaksa Mahavira Manggala dari Gerindra itu juga aktif di sejumlah organisasi yang berkaitan dengan hukum.

Dia menjabat Dewan pembina Serikat Pengacara Rakyat pada 2010. Pada 2011 Sufmi menjadi Dewan pembina Kongres Advokat Indonesia. Pada periode 2011-2014 dia juga tercatat sebagai Direktur Pusat Kajian Sengketa Pemilu. (Antara/jpnn)

 


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler