Sukarelawan Ganjar-Mahfud Rangkul Ibu-Ibu dengan Gelar Pengajian di Mataram

Jumat, 22 Desember 2023 – 22:38 WIB
Sukarelawan Ganjar-Mahfud NTB mengadakan pengajian bersama ibu-ibu majelis taklim. Dok: sukarelawan Ganjar.

jpnn.com, MATARAM - Sukarelawan Ganjar-Mahfud Nusa Tenggara Barat (NTB) melanjutkan agenda positifnya dengan merangkul kalangan ibu-ibu.

Salah satunya dengan mengadakan pengajian bersama jemaah majelis taklim di Kota Mataram, NTB.

BACA JUGA: Ulama di Jember Pakai Strategi Medsos & Bahasa Daerah Untuk Dukung Ganjar-Mahfud

Pengajian itu diadakan di kediaman Baiq Hamidah, salah satu anggota sukarelawan Ganjar-Mahfud (Gama) Mataram.

Dalam kegiatan itu turut terpasang spanduk capres-cawapres nomor urut tiga pada Pemilu 2024, Ganjar-Pranowo dan Mahfud MD.

BACA JUGA: Ganjar-Mahfud Tampil Beda di Acara Debat Cawapres, Lihat Nih

“Pengajian ini rutin kami lakukan, tentu saja tak ada hubungan dengan spanduk yang tertempel di tembok, tetapi peserta pengajian tahu kalau saya memang pendukung Ganjar dan Mahfud,” ujar Baiq Hamidah dalam siaran persnya, Jumat (22/12).

Dalam pengajian yang mengundang TGH M. Djuani Adnan dari Pesongoran-Pagutan, Mataram itu banyak dikupas tentang bagaimana seorang pemimpin menunjukkan akhlak kepemimpinannya menurut Islam.

BACA JUGA: Ganjar-Mahfud Berkomitmen Tingkatkan Infrastruktur demi Internet Cepat

Tak hanya itu, TGH Djuaini juga menyinggung pentingnya menghadiri pengajian.

“Selain sebagai silaturahmi, juga untuk menjadi pencerahan ilmu. Karena itu, mengadakan pengajian seperti ini sangat baik dan dianjurkan,” tuturnya.

Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh sukarelawan yang berhimpun dalam GaMa Mataram. Selain itu hadir juga sejumlah ibu-ibu jemaah majelis taklim.

Kegiatan pu berlangsung dengan penuh khidmat tanpa kehilangan humor yang dilontarkan secara khas oleh TGH Djuani.

“Senang sekali mengikuti pengajian yang membedah tentang kepemimpinan,” ungkap Bachtiar Makmun, yang hadir menemani istrinya.

Kepemimpinan memang menjadi topik yang relevan dengan situasi saat ini dimana bangsa Indonesia sedang menghadapi proses untuk memilih Pemimpinnya melalui Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden untuk Periode 2024-2029.

Menurut Bachtiar, penyampaian bagaimana rumusan seorang pemimpin melalui pengajian menjadi terasa menyejukkan karena jauh dari provokasi atau agitasi.

“Bila seorang pemimpin dalam suatu negeri dihasilkan oleh cara yang benar dan tidak mencurangi satu sama lain, maka amanlah negeri itu,” ujar Bachtiar. (cuy/jpnn)

Kamu Sudah Menonton Video Terbaru Berikut ini?

BACA ARTIKEL LAINNYA... Survei CPCS: Prabowo Masih Terkuat, Anies dan Ganjar Bersaing Ketat


Redaktur & Reporter : Elfany Kurniawan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler