Sukses di Season 1 dan 2, One Pride Lanjut ke Season 3

Kamis, 01 Desember 2016 – 18:46 WIB
Ardiansyah Bakrie (Ketua KOBI), bersama para fighter dan manajemen One Pride MMA. Foto: Amjad/JPNN

jpnn.com - JAKARTA - One Pride berhasil menahbiskan diri sebagai turnamen Mixed Martial Art (MMA) Terbesar di Indonesia. 

Ajang yang digelar hasil inisiasi dari Komite Olahraga Beladiri Indonesia (KOBI), PT Merah Putih Berkibar (MPB) dan tvOne untuk kedua kalinya, menuai sukses setelah melahirkan dua juara nasional baru Kelas Terbang dan Kelas Ringan. 

BACA JUGA: Kondisi Lapangan Terbuka, Vietnam Minta Tak Diliput

Gelaran One Pride Indonesia Mix Martial Arts season 2 yang mengusung tema "The Battle Continues" menghadirkan Mulyadi dari kelas ringan dan Suwardi (kelas terbang) melengkapi dua juara sebelumnya di season 1. 

Sebelumnya, One Pride telah melahirkan juara Abro Fernandes di Kelas Bantam dan Paul Lumihi di Kelas Bulu. 

BACA JUGA: Riedl Ungkap Alasannya Pilih Sekali Latihan Hari ini

Dengan demikian, One Pride Indonesia Mix Martial Arts season 1 dan 2 secara resmi telah melahirkan empat fighters berkualitas di Indonesia.

Saat ini One Pride merupakan kompetisi MMA yang paling banyak mendapat perhatian dari masyarakat Indonesia sejak digelar pada April 2016, One Pride juga menjadi brand beladiri MMA di Indonesia. 

BACA JUGA: Metlife BWF World Superseries 2016: China 15, Indonesia 9

Tayangan One Pride telah menjangkau rata-rata 5.4 juta penonton setiap episodenya semenjak season perdana, dan terus meningkat. 

Tingginya antusiasme dan peminat One Pride Indonesia Mix Martial Arts terbukti dengan audisinya yang diikuti oleh ratusan fighter dari berbagai daerah di Indonesia juga puluhan Fight Club di Indonesia. 

Ditambah lagi, apresiasi untuk pemegang sabuk juara One Pride pun sangat tinggi, yaitu hadiah uang tunai mencapai total ratusan juta rupiah serta hadiah total empat unit sepeda motor 250cc. 

"Hadiah yang besar ini sebagai bentuk apresiasi One Pride untuk fighter-fighter berprestasi dan untuk memotivasi para fighter agar berlatih lebih keras lagi" kata Ardiansyah Bakrie, Ketua KOBI.

Petarung pun tak khawatir karena Standard fasilitas kesehatan yang diberikan oleh One Pride jauh lebih baik dari kompetisi MMA lainnya. 

"One Pride merupakan ajang kompetisi MMA yang profesional, dengan adanya asuransi, medical on stand-by, dokter, ambulan, medical tim.”

“Sebelum bertarung pun terlebih dahulu dilakukan medical check jika fighter sakit sedikit saja maka pertarungan tidak bisa dilaksanakan,” ungkap David Burke, Chairman of One Pride. 

Selanjutnya, para fighter harus segera menyiapkan diri untuk mengikuti audisi dan turnamen One Pride Indonesia Mix Martial Arts season 3 yang akan dilaksanakan di beberapa kota, termasuk kota Bandung. 

Bandung menjadi kota pertama yang akan One Pride kunjungi diawal tahun 2017. 

Kota Bandung, dipilih menjadi tempat audisi melihat pada tingginya peminat olahraga beladiri Mix Martial Arts, juga melihat dari banyaknya Fight Club yang sedang berkembang di sana. (dkk/jpnn)

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Akhirnya... PSSI Jual Tiket Semifinal AFF Secara Manual


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler