Suku Bunga Naik, Suzuki Tetap Optimistis

Selasa, 13 Desember 2022 – 06:24 WIB
Booth Suzuki di GIIAS 2022. Foto: SIS

jpnn.com, JAKARTA - Satu prediksi menyambut 2023 ialah resesi ekonomi. Pemerintah pun sudah mengambil langkah antisipatif, seperti menaikkan suku bunga.

Langkah tersebut jelas berdampak pada pelaku industri, terutama otomotif yang kebanyakan konsumennya melakukan transaksi dengan cara kredit.

BACA JUGA: Suzuki Pastikan Masih Jual Mobil APV di Indonesia

Kendati demikian, Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) optimistis penjualan mobil tahun depan akan naik, meski tipis.

Hal itu dikatakan 4W Marketing Director PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) Donny Saputra.

BACA JUGA: Suzuki Burgman Street 125 EX Tawarkan Harga yang Kompetitif

"Tahun 2023 itu kan menjelang pemilu, ya, biasanya setahun sebelumnya trend penjualan mobil naik," ucap Donny, di Jakarta.

Berdasarkan data Gaikindo, saat ini penjualan mobil nasional mencapai 960 ribu unit, akhir tahun targetnya mencapai 1 juta unit.

BACA JUGA: Jambore Suzuki Club 2022 Guyub Sambil Beramal

"Prediksi kami nasional penjualan mobil tahun ini sampai 1 juta unit," tambah Donny.

Oleh karena itu, Donny pun menyebut Suzuki tetap optimistis penjualan mobil tahun depan masih bergerak.

Hal itu didukung oleh perkenalan produk baru, ada dua sampai tiga model yang akan diperkenalkan.

"Kondisi ekonomi kami yakin baik, walau ada resesi global, kami optimistis situasinya baik-baik saja," pungkas Donny. (rdo/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Mundur dari MotoGP, Suzuki Racing Tutup Situs Resmi dan Akun Media Sosial


Redaktur & Reporter : M. Rasyid Ridha

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler